Bruno Fernandes Like Unggahan Sindiran Usai Dicadangkan Carrick, MU Memanas!

Bruno Fernandes Like Unggahan Sindiran Usai Dicadangkan Carrick, MU Memanas!

Olahraga | inews | Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00
share

MANCHESTER, iNews.id - Bruno Fernandes menjadi sorotan setelah diduga menyukai unggahan Instagram bernada sindiran tentang kesetiaan, tak lama setelah kapten Manchester United itu dicadangkan Michael Carrick dalam kekalahan 0-3 dari Bournemouth.

Aktivitas media sosial gelandang asal Portugal tersebut ramai diperbincangkan setelah dia tidak dimainkan dalam pertandingan itu. Situasi ini semakin menarik perhatian karena sebelumnya Fernandes melontarkan kritik terhadap pendekatan taktik Carrick seusai Manchester United kalah dari Como di Liga Champions.

Fernandes, yang telah mencetak empat gol dalam 11 penampilan musim ini, menyinggung keputusan tim pelatih untuk tidak menerapkan penjagaan satu lawan satu saat menghadapi tim asuhan Cesc Fabregas.

“Itu adalah keputusan staf untuk tidak melakukan pressing dengan penjagaan satu lawan satu,” ujar Fernandes dikutip dari Sport Bible.

Menjelang pertandingan melawan Bournemouth pada Minggu, Carrick menegaskan keputusan mencadangkan sang kapten murni didasarkan pada pertimbangan sepak bola. Namun, Fernandes yang hanya duduk di bangku cadangan tetap menjadi salah satu topik utama setelah kekalahan telak tersebut.

Bruno Fernandes Like Pesan tentang Kesetiaan

Pada Senin pagi, reporter Manchester Evening News, Steven Railston, membagikan tangkapan layar yang tampak memperlihatkan Fernandes menyukai sebuah unggahan Instagram. Pesan utama dalam unggahan itu berbunyi, “Jangan pernah mendorong orang yang setia sampai mereka tidak lagi peduli.”

Railston turut mengomentari aktivitas media sosial Fernandes. Dia menulis, “Apa yang terjadi dengan Bruno Fernandes? Dia jauh lebih baik daripada menyukai unggahan-unggahan konyol di Instagram seperti remaja yang sedang merajuk.”

Railston juga menilai rasa frustrasi Fernandes dapat dipahami, tetapi tindakannya di media sosial dinilai kurang tepat.

Dia menulis, “Sangat bisa dimengerti jika dia frustrasi, dan mungkin sudah sangat muak setelah memberikan tahun-tahun terbaiknya kepada klub sepak bola yang sedang mengalami kemunduran. Namun, dia mengecewakan Michael Carrick dan sekarang bertingkah di media sosial seperti Garnacho.”

Unggahan yang berasal dari akun Instagram Wealth tersebut tidak hanya menampilkan kalimat singkat mengenai kesetiaan. Keterangan panjangnya membahas seseorang yang terus menopang keluarga, kelompok pertemanan, atau tim, tetapi jarang mendapat perhatian atas beban yang dia tanggung.

Tulisan itu menggambarkan sosok yang selalu hadir, mendengarkan, menyelesaikan masalah, menutupi kekurangan, dan memikul tanggung jawab lebih besar daripada yang disadari orang lain. Sosok tersebut tetap bertahan tanpa banyak mengeluh karena menganggap hal itu sebagai bagian dari dirinya.

Namun, pesan tersebut juga menyoroti bagaimana kesetiaan kerap dianggap sebagai sesuatu yang bisa terus dimanfaatkan. Usaha seseorang dinilai sebagai hal biasa, sedangkan kesabarannya justru disalahartikan sebagai kelemahan.

Keterangan itu kemudian menggambarkan perubahan ketika orang yang selama ini bertahan akhirnya berhenti peduli. Dia tidak harus terlibat pertengkaran besar atau membuat kepergian dramatis, tetapi memilih berhenti berusaha dan melepaskan tanggung jawab yang selama ini dipikulnya.

Unggahan tersebut ditutup dengan pesan, “Kebanyakan orang tidak pernah menyadari seberapa berat beban yang dipikul seseorang sampai hari ketika orang itu akhirnya membiarkan beban tersebut terlepas.”

Meski unggahan itu viral setelah Fernandes dicadangkan, aktivitas menyukai sebuah unggahan tidak otomatis membuktikan pesan tersebut ditujukan kepada Carrick atau Manchester United. Tidak ada pernyataan langsung dari Fernandes dalam materi yang tersedia untuk memastikan maksud di balik aktivitas media sosial tersebut.

Carrick Ungkap Alasan Mencadangkan Fernandes

Setelah Manchester United kalah 0-3 dari Bournemouth, Carrick kembali menjelaskan keputusan tidak memainkan kaptennya. Dia menegaskan Fernandes dalam kondisi bugar dan tersedia untuk bertanding, tetapi tim pelatih memilih susunan pemain yang berbeda.

“Dia bugar dan tersedia, tetapi kami memutuskan untuk memilih susunan pemain seperti yang kami turunkan hari ini,” kata Carrick.

“Sayangnya, bagi semua orang, kami tidak berhasil mendapatkan hasil yang tepat,” lanjutnya.

Carrick juga mengakui Manchester United perlu meningkatkan kemampuan menyerang dan menciptakan lebih banyak peluang. Menurut dia, tim sebenarnya bisa melakukan beberapa hal dengan lebih baik, tetapi pelaksanaannya belum cukup untuk menghasilkan hasil yang diinginkan.

“Kami ingin terus maju dan menciptakan lebih banyak peluang. Kami sebenarnya bisa melakukan beberapa hal tertentu, tetapi secara keseluruhan itu belum cukup, dan hal tersebut cukup jelas,” ujar Carrick.

Keputusan mencadangkan Fernandes, kekalahan telak dari Bournemouth, serta ramainya aktivitas media sosial sang kapten membuat situasi Manchester United semakin menjadi perhatian. Hubungan Fernandes dan Carrick pun ikut disorot setelah munculnya kritik taktik sebelum pertandingan.

Di sisi lain, posisi Carrick sendiri disebut berada dalam tekanan dan masa depannya di Old Trafford menjadi bahan pembicaraan. Namun, aktivitas Instagram Fernandes dan keputusan pemilihan pemain saja belum cukup untuk memastikan adanya konflik langsung di antara keduanya.

Topik Menarik