PB Orado Manfaatkan Teknologi Digital untuk Cetak Atlet Domino Berprestasi
TANGERANG, iNews.id - Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB Orado) meluncurkan Orado Game di Google Play Store dalam ajang Indonesia Game Experience (IGX) 2026. Peluncuran yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, pada 24–25 Oktober 2026 ini menjadi bagian dari upaya memperluas olahraga domino melalui teknologi digital sekaligus membuka peluang pengembangan atlet potensial.
Kehadiran Orado Game diharapkan memberikan akses lebih mudah bagi masyarakat untuk mengenal dan memainkan domino sebagai olahraga yang mengandalkan strategi serta konsentrasi. Aplikasi ini juga diproyeksikan menjadi sarana latihan tambahan bagi atlet untuk mengasah kemampuan bermain.
Dalam peluncuran tersebut, Ketua Umum PB Orado Yooky Tjahrial diwakili Kepala Bidang Humas PB Orado, Henry Kurnia Adhi atau dikenal sebagai Jhon LBF. Acara ini juga dihadiri Anji Manji yang dipercaya sebagai duta dan perwakilan merek PB Orado.
Jhon LBF menilai platform digital dapat membantu memperkenalkan domino kepada masyarakat yang lebih luas. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dan atlet memiliki alternatif untuk berlatih sekaligus memahami permainan yang membutuhkan perhitungan dan strategi.
“Domino memiliki potensi untuk berkembang sebagai olahraga yang mengedepankan strategi, konsentrasi, dan kemampuan membaca situasi. Melalui Orado Game, kami ingin memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat dan atlet Orado untuk berlatih, sekaligus memperkenalkan olahraga domino kepada generasi muda,” kata Jhon LBF.
Peluncuran Orado Game menjadi salah satu langkah PB Orado dalam memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mendukung olahraga domino di Indonesia. Selain menjadi sarana latihan, aplikasi ini diharapkan membantu memperkenalkan domino kepada pengguna perangkat digital dari berbagai kalangan.
Pemanfaatan platform digital juga membuka jalur pengenalan domino di luar kompetisi dan pertemuan secara langsung. Masyarakat dapat mengenal permainan ini melalui aplikasi, sedangkan atlet berpeluang memanfaatkannya sebagai bagian dari upaya meningkatkan keterampilan.
Dekatkan Domino dengan Generasi Muda
Keikutsertaan Orado Game dalam IGX 2026 menjadi kesempatan bagi PB Orado untuk menjangkau komunitas permainan digital, anime, dan budaya populer. Ajang tersebut dimanfaatkan untuk memperkenalkan domino kepada kalangan muda melalui aktivitas yang berkaitan dengan teknologi dan hiburan interaktif.
Anji Manji turut mendukung upaya pengenalan domino sebagai olahraga yang dapat dinikmati berbagai kalangan. Menurut dia, permainan domino memiliki unsur strategi dan kemampuan berpikir yang bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi generasi muda.
“Menurut saya, domino melalui Orado game punya potensi untuk dikenal lebih luas, termasuk di kalangan anak muda. Permainan ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi juga tentang menyusun strategi, berpikir dengan cermat, dan membangun interaksi dengan orang lain,” ujar Anji Manji.
Dia juga menyampaikan antusiasmenya terlibat dalam upaya memperkenalkan domino sebagai olahraga kepada masyarakat luas. Keterlibatan figur publik diharapkan dapat membantu meningkatkan perhatian terhadap permainan tersebut.
“Saya senang bisa menjadi bagian dari upaya memperkenalkan domino sebagai olahraga yang menarik dan dapat dinikmati berbagai kalangan,” tambahnya.
Selain Jhon LBF dan Anji Manji, pengenalan Orado Game dalam IGX 2026 turut melibatkan sejumlah figur publik dan selebgram. Mereka di antaranya Riki Komo, Paris Pernandes, Vanesa Khong, Kameaam, dan Fumi Eko.
Melalui peluncuran aplikasi dan partisipasi dalam ajang IGX 2026, PB Orado berupaya memperluas jangkauan olahraga domino sekaligus mendekatkannya dengan masyarakat yang akrab dengan teknologi digital. Orado Game diharapkan menjadi salah satu sarana pendukung latihan dan pengenalan domino, termasuk bagi generasi muda yang berpotensi menekuni olahraga tersebut.









