FIA Rallycross World Cup 2026 Jakarta Hadirkan Persaingan Pembalap Dunia
Indonesia bersiap menjadi tuan rumah FIA Rallycross World Cup 2026 yang akan digelar di Ancol Rallycross Circuit, Jakarta, pada 5-6 Desember mendatang. Kejuaraan dunia ini menjadi penyelenggaraan perdana disiplin rallycross di Indonesia sekaligus ekspansi FIA ke kawasan Asia Tenggara.
Ajang tersebut digelar melalui kemitraan Fédération Internationale de l’Automobile (FIA) dan Sarga Motorsport. Persiapan terus dilakukan, termasuk memodifikasi Sirkuit E-Prix Ancol agar sesuai dengan karakter lintasan rallycross yang memadukan permukaan aspal dan gravel. CEO Sarga Motorsport Nugdha Achadie menyebut kepercayaan FIA menjadi kebanggaan sekaligus momentum bagi perkembangan motorsport nasional.
Perhatian juga tertuju kepada jajaran pembalap yang akan turun. Sebastien Loeb, pemilik sembilan gelar juara dunia World Rally Championship (WRC), dipastikan tampil di Jakarta. Selain itu, pembalap Sarga Motorsport asal Swedia, Kevin Hansen, akan berlaga di kelas RX1. Hansen merupakan juara FIA European Rallycross Championship 2016, runner-up FIA World Rallycross Championship 2023 dan 2024, serta juara Extreme H World Cup 2025.
Hasil 16 Besar BWF World Championships 2026: Putri KW Terhenti Usai Takluk dari Line Christophersen
Hansen mengaku siap menghadapi persaingan di Jakarta setelah menjalani sejumlah persiapan bersama tim. "Kami telah melakukan beberapa tes. Mobil akan diangkut dengan kapal untuk dipersiapkan ke Indonesia," kata Kevin Hansen.
Ia juga terus menjaga kondisi fisik dan mental serta mempelajari kemungkinan yang muncul di lintasan baru. "Kami terus bersiap-siap secara fisik, secara mental dan juga menganalisa apa yang telah kami lakukan sepanjang balapan di seri Perancis," ujarnya.Pembalap berusia 28 tahun itu juga antusias menantikan atmosfer balapan di Jakarta. "Pengalaman saya di Jakarta luar biasa. Saya menyukai masyarakatnya serta sirkuit Ancol yang luar biasa. Saya berharap balapan akan berjalan sangat menarik dan saya tidak sabar menantikannya," ujar Hansen. Pada ajang tersebut, ia akan bersanding dengan Loeb di kelas RX1.
Indonesia juga akan memiliki wakil melalui TB Adhi dari Dewa United Motorsport. Ia menyebut rallycross menghadirkan tantangan berbeda, terlebih pada kelas RX1 yang menjadi kategori tertinggi.
"Dari sudut pandang saya, ini adalah Rallycross kedua di Asia Pasifik. Yang pertama tiga tahun lalu di Hong Kong dan Indonesia tahun ini yang kedua. Dan untuk saat ini memang tidak ada satupun pembalap Asia yang memiliki pengalaman di Rallycross sehingga kita akan coba hadapi dengan persiapan yang baik tentunya dengan dukungan tim saya Dewa United Motorsport," kata TB Adhi. Ia berencana berlatih di Prancis bulan depan sekaligus melakukan pengujian mobil Peugeot 208 yang akan digunakan pada Desember.
Kehadiran FIA Rallycross World Cup juga mendapat dukungan dari pegiat otomotif dan pembalap nasional Rifat Sungkar. Menurutnya, karakter rallycross yang menggabungkan lintasan gravel, aspal, dan berbagai obstacle berpotensi menarik perhatian komunitas otomotif Indonesia.
"Makanya tim Sarga akan membagikan angket untuk berapa banyak sih peserta (lokal) yang antusias. Baru kita tahu kelasnya bisa dibagi. Nanti juga kita tanya ke FIA soal berapa slot yang bisa didapatkan untuk supporting class," kata Rifat.
Ia menambahkan, "Untuk supporting class ini ya kearifan lokal lah, nanti kita sesuaikan aja misal kelas M, F, R, atau kelas J (jeep). Saya pikir antusiasmenya akan tinggi, karena mainan baru soalnya."










