Timnas Basket Putra Indonesia Tancap Gas ke Asian Games 2026, 12 Pemain Masih Jadi Misteri

Timnas Basket Putra Indonesia Tancap Gas ke Asian Games 2026, 12 Pemain Masih Jadi Misteri

Olahraga | inews | Jum'at, 4 September 2026 - 07:15
share

JAKARTA, iNews.id - Timnas Basket Putra Indonesia langsung tancap gas menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan menggelar pemusatan latihan (TC) di ROAR Performance Center Kemang, Jakarta Selatan, sejak 2 September 2026. Persiapan ini menjadi langkah awal untuk menentukan komposisi terbaik sebelum tampil di ajang olahraga terbesar Asia tersebut.

TC digelar tidak lama setelah Timnas Basket Putra Indonesia menyelesaikan ronde pertama Pra Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029 di Arena Seremban, Malaysia. Skuad Merah-Putih berhasil melewati ronde pertama dan melaju ke fase berikutnya.

Mayoritas pemain yang mengikuti TC Asian Games 2026 merupakan bagian dari skuad yang sebelumnya tampil di Pra Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029. Mereka kemudian bergabung dengan empat pemain yang sebelumnya sudah masuk dalam daftar panggil khusus untuk persiapan Asian Games.

Situasi tersebut membuat persaingan menuju skuad utama semakin menarik. Tim pelatih memiliki kesempatan untuk melihat kembali kondisi para pemain sekaligus mencari komposisi paling ideal untuk menghadapi lawan-lawan berat di Asian Games.

Namun, publik masih harus menunggu pengumuman resmi mengenai 12 pemain yang akan dibawa ke Asian Games 2026. Daftar 12 nama yang sempat beredar di media bukan roster terbaru Timnas Basket Putra Indonesia.

Managing Director Badan Tim Nasional (BTN) DPP PERBASI Jeremy Imanuel Santoso menegaskan pihaknya belum merilis nama resmi pemain yang akan memperkuat Timnas Basket Putra Indonesia di Asian Games 2026.

“Untuk 12 nama yang akan berlaga di Asian Games dalam lima hari ke depan, akan kami publikasikan. Proses penentuan 12 nama tersebut memang sudah kami jalankan sekitar dua minggu terakhir," ucap Jeremy dalam keterangannya.

Komposisi Terbaik untuk Hadapi Jepang, Korea Selatan dan Arab Saudi

Jeremy menjelaskan penetapan skuad tidak hanya berkaitan dengan keputusan teknis. Proses administrasi juga harus dilakukan secara bertahap bersama pihak Asian Games Committee sebelum daftar 12 pemain ditetapkan.

"Namun, proses untuk menetapkan 12 nama, termasuk mengganti satu nama dengan nama lainnya, memang membutuhkan proses administrasi secara bertahap dengan pihak Asian Games Committee,” tambah Jeremy.

Dengan demikian, daftar 12 pemain yang beredar sebelumnya belum bisa dijadikan patokan untuk skuad Timnas Basket Putra Indonesia di Asian Games 2026. PERBASI masih menjalankan proses finalisasi sebelum mengumumkan nama-nama tersebut kepada publik.

TC di Jakarta menjadi bagian penting dalam proses pencarian komposisi terbaik. Para pemain akan mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kesiapan mereka sekaligus bersaing memperebutkan tempat di skuad utama.

Target Timnas Basket Putra Indonesia tidak ringan. Skuad Merah-Putih tergabung dalam satu pool bersama tuan rumah Jepang, Korea Selatan, dan Arab Saudi.

Kehadiran Jepang sebagai tuan rumah membuat persaingan di grup semakin berat. Korea Selatan juga menjadi salah satu kekuatan basket Asia, sedangkan Arab Saudi melengkapi persaingan yang harus dihadapi Indonesia.

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dijadwalkan dimulai pada 10 September 2026. Dengan waktu persiapan yang semakin singkat, TC menjadi momentum penting bagi tim untuk mematangkan komposisi sebelum bertolak menghadapi persaingan di Jepang.

Timnas Basket Putra Indonesia kini masih memiliki satu pekerjaan besar sebelum Asian Games dimulai, yakni menentukan 12 pemain terbaik. Setelah proses administrasi rampung, publik akan mengetahui siapa saja pemain yang dipercaya membawa nama Indonesia dalam persaingan melawan Jepang, Korea Selatan dan Arab Saudi.

Topik Menarik