Gavi Tolak Mentah-Mentah MU, Barcelona Ogah Terima Rp846 Miliar

Gavi Tolak Mentah-Mentah MU, Barcelona Ogah Terima Rp846 Miliar

Olahraga | inews | Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:00
share

BARCELONA, iNews.id - Gavi menolak peluang pindah ke Manchester United setelah gelandang Barcelona tersebut memilih bertahan di Camp Nou meski Setan Merah disebut siap membayar hingga 35 juta pounds atau sekitar Rp846 miliar.

Manchester United memang menjadikan Gavi sebagai salah satu target untuk memperkuat lini tengah. Pelatih Michael Carrick menginginkan tambahan gelandang sebelum musim baru bergulir dan pemain berusia 22 tahun tersebut masuk dalam daftar incaran.

Namun, rencana tersebut mendapat penolakan langsung dari Gavi. Pemain Timnas Spanyol itu tidak tertarik meninggalkan Barcelona dan memilih melanjutkan karier bersama klub yang sudah membesarkan namanya.

Keputusan Gavi menjadi pukulan bagi Manchester United yang masih berusaha memperkuat skuad. Setan Merah juga menghadapi sorotan karena aktivitas transfer mereka dinilai belum sebesar sejumlah rival di Premier League.

United sejauh ini mengeluarkan total £85 juta atau sekitar Rp2,05 triliun untuk mendatangkan Youri Tielemans dan Andrey Santos. Kedua pemain tersebut menjadi bagian dari upaya Carrick membangun kembali kekuatan lini tengah.

Gavi Pilih Bertahan di Barcelona

Gavi bergabung dengan akademi Barcelona saat baru berusia 11 tahun. Dia kemudian berkembang menjadi salah satu pemain penting klub sebelum menjalani debut bersama tim senior pada 2021.

Sejak debut tersebut, Gavi sudah mencatatkan 119 penampilan di kompetisi liga. Perkembangannya membuat dia mendapatkan tempat di Timnas Spanyol dan menjadi bagian dari skuad yang tampil di Piala Dunia musim panas ini.

Perjalanan Gavi dalam dua musim terakhir tidak berjalan mulus. Dia sempat menepi selama lima bulan musim lalu setelah mengalami cedera lutut serius.

Gavi baru kembali mendapatkan kebugaran dan performanya pada Maret. Kondisi tersebut membuat dia kembali masuk skuad Spanyol untuk Piala Dunia.

Dalam turnamen tersebut, Gavi tampil dua kali. Dia juga berada di bangku cadangan saat Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 pada pertandingan final di New York.

Barcelona masih memiliki kendali kuat atas masa depan Gavi. Sang gelandang terikat kontrak dengan klub Catalan tersebut hingga 2030, sementara pelatih Hansi Flick tidak ingin kehilangan pemain yang dianggap penting dalam proyeknya.

Gavi sendiri pernah berbicara mengenai hubungannya dengan Flick setelah melewati periode sulit akibat cedera.

"Saya sangat menderita, sayangnya, dalam dua tahun terakhir. Itulah sepak bola.

"Itu cedera serius dan Anda harus kuat secara mental, dan saya sudah melakukannya. Itu salah satu kekuatan saya. Saya berada di level ini karena mentalitas yang saya miliki. Tidak mudah bermain dengan ritme seperti ini setelah mengalami dua cedera serius. Saya sudah melakukannya dan saya bangga.

"Untungnya, pelatih sangat mempercayai saya. Dia seperti seorang ayah bagi saya. Saya sangat berterima kasih kepadanya. Tidak mudah untuk bisa bermain setelah cedera ini. Dia tahu bakat dan mentalitas saya serta tahu pentingnya saya bagi tim. Dia mempercayai saya sepenuhnya."

Penolakan Gavi membuat Manchester United harus kembali mengalihkan perhatian ke target lain. Carrick masih membutuhkan gelandang ketiga untuk melengkapi komposisi lini tengahnya, tetapi waktu di bursa transfer semakin terbatas.

Di luar sektor tengah, aktivitas Manchester United juga belum terlalu ramai. Satu-satunya tambahan lain datang dari posisi penjaga gawang setelah klub merekrut Karl Darlow dengan status bebas transfer.

Pada saat bersamaan, United sudah kehilangan sejumlah pemain. Rasmus Hojlund dan Casemiro termasuk nama yang meninggalkan klub, sedangkan Radek Vitek dan Altay Bayindir juga sudah berpisah dengan Setan Merah.

Dengan Gavi memilih bertahan di Barcelona, Manchester United kini harus bergerak cepat mencari alternatif. Kegagalan mendapatkan gelandang Spanyol tersebut membuat misi Carrick memperkuat lini tengah memasuki fase krusial.

Topik Menarik