Pramusim Persebaya Sempurna, tapi Bernardo Tavares Masih Temukan Kelemahan Timnya
SURABAYA, iNews.id – Persebaya menutup rangkaian pramusim dengan kemenangan atas Penang FC, tetapi Bernardo Tavares langsung mengingatkan pemainnya agar tidak terlena. Pelatih asal Portugal itu menemukan sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sebelum kompetisi Super League 2026-2027 dimulai.
Persebaya mengalahkan Penang FC 1-0 dalam International Friendly Game di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (15/8/2026) malam. Gol tunggal kemenangan Bajol Ijo dicetak Walber Mota melalui tendangan salto spektakuler pada menit ke-79.
Hasil tersebut membuat Persebaya menutup persiapan pramusim dengan catatan positif. Namun, Bernardo Tavares menilai kemenangan bukan satu-satunya hal yang menjadi perhatian karena timnya masih harus meningkatkan konsistensi permainan.
Pelatih berusia 46 tahun itu memberikan apresiasi terhadap perjuangan para pemain. Meski demikian, dia menyoroti fokus tim terutama ketika menghadapi situasi transisi dari menyerang ke bertahan.
Alwi Farhan Tersingkir Dramatis! Kodai Naraoka Hentikan Langkah Wakil Indonesia di Japan Open 2026
"Dalam beberapa momen kami menunjukkan hal-hal yang bagus, tetapi kami harus lebih konsisten. Kami tidak boleh kehilangan fokus, terutama dalam menjaga keseimbangan pertahanan saat transisi," ucap Coach Tavares dalam sesi konferensi pers, dikutip situs resmi klub.
Bernardo Tavares Soroti Celah Pertahanan Persebaya
Meski menang, Tavares belum puas karena masih melihat kelemahan timnya. Menurutnya, Penang FC masih mampu menciptakan beberapa peluang berbahaya yang harus menjadi evaluasi Persebaya. Dia menilai situasi tersebut bisa menjadi masalah jika terjadi saat kompetisi resmi berlangsung.
"Lawan masih bisa mendapatkan dua atau tiga peluang yang berpotensi menjadi gol. Kalau itu terjadi di pertandingan Super League, tentu situasinya bisa berbeda. Karena itu, kami harus lebih baik," tuturnya.
Pertandingan melawan Penang FC juga memberikan kesempatan bagi kedua tim untuk melakukan banyak pergantian pemain. Masing-masing tim mendapatkan peluang melakukan hingga 15 pergantian pemain sehingga Tavares bisa melihat kemampuan lebih banyak pemain.
Namun, kondisi tersebut tidak akan terjadi ketika kompetisi resmi dimulai. Karena itu, Persebaya harus mempersiapkan diri menghadapi tuntutan pertandingan dengan intensitas sebenarnya.
"Kami masih harus bekerja keras karena di kompetisi nanti kami tidak akan memiliki kesempatan melakukan pergantian pemain sebanyak seperti di pramusim. Karena itu, kondisi fisik dan fokus selama 90 menit harus terus ditingkatkan," tegasnya.
Secara keseluruhan, Persebaya mencatat hasil positif selama rangkaian pramusim. Dari tujuh pertandingan yang dijalani, Green Force meraih enam kemenangan dan satu hasil imbang.
Meski memiliki catatan bagus, Tavares tidak ingin pemain cepat puas. Dia menjadikan setiap pertandingan sebagai bahan evaluasi untuk melihat perkembangan tim sekaligus menemukan aspek yang masih perlu diperbaiki.
"Masih banyak hal yang harus kami perbaiki untuk menjadi tim yang lebih baik. Pertandingan seperti ini penting karena kami bisa melihat beberapa pemain bermain sejak awal, termasuk di posisi yang berbeda," Tavares menjelaskan.
Persebaya juga terus melakukan eksperimen posisi untuk memperkaya pilihan strategi menghadapi musim 2026-2027. Selain tampil di Super League, Bajol Ijo juga harus bersiap menghadapi i.League Cup yang membuat jadwal lebih padat.
"Target utama kami tetap mempersiapkan tim. Karena itu, beberapa pemain juga kami coba di posisi yang berbeda. Kami tidak hanya akan bermain di Super League, tetapi juga memiliki kompetisi lain. Kami harus memastikan pemain lokal juga siap di berbagai posisi," pungkas Coach Tavares.









