Shin Tae-yong Terapkan Metode Latihan Gila di Thailand, Striker Baru Persija Buka Suara
BANGKOK, iNews.id - Persija Jakarta langsung merasakan kerasnya metode latihan Shin Tae-yong selama menjalani pemusatan latihan (TC) di Thailand. Pemain baru Macan Kemayoran Stjepan Loncar mengakui program yang diberikan pelatih asal Korea Selatan itu sangat menguras fisik.
Persija saat ini berada di Thailand untuk menjalani TC yang berlangsung mulai 10 Agustus hingga 23 Agustus 2026. Agenda tersebut menjadi bagian penting dari persiapan tim sebelum menghadapi rangkaian pertandingan uji coba sekaligus menyambut musim mendatang.
Shin Tae-yong memberikan perhatian besar terhadap peningkatan kondisi fisik para pemain Persija. Selain latihan fisik, pelatih yang akrab disapa STY itu juga memasukkan materi taktik untuk membentuk kesiapan tim secara menyeluruh.
Baru beberapa hari menjalani TC, Stjepan Loncar sudah merasakan langsung intensitas latihan racikan STY. Penyerang berusia 29 tahun itu menyebut para pemain harus menjalani dua sesi latihan dalam sehari dengan menu yang cukup berat.
"Latihan di Thailand ini sangat keras. Sebab, kami ada dua sesi latihan. Pagi hari latihan di gym, dan sekarang latihan yang bagus dengan sprint, penguasaan bola, dan beberapa skema polygon. Jadi sangat berat," kata Stjepan Loncar dikutip dari laman resmi Persija Jakarta, Kamis (13/8/2026).
Meski menguras tenaga, Loncar tidak mempermasalahkan metode tersebut. Dia menilai intensitas tinggi memang diperlukan karena Persija masih berada dalam fase persiapan untuk menghadapi kompetisi dan pertandingan uji coba.
"Kami masih dalam tahap persiapan, jadi memang harus keras. Jadi, saya menikmatinya, tapi sekarang saya sangat lelah,” tambahnya.
Fasilitas TC Persija Dipuji
Di balik beratnya latihan, Loncar juga mengaku senang dengan fasilitas yang tersedia selama Persija menjalani TC di Thailand. Menurut dia, kondisi lapangan dan lingkungan latihan mendukung proses persiapan tim.
"Sangat bagus, dari awal semuanya bagus. Lapangannya sangat bagus, jadi kami menikmatinya. Kami punya, saya rasa, 12 hari lagi di sini untuk mempersiapkan diri dan melakukan yang terbaik di pemusatan latihan," tutur Loncar.
Persija masih memiliki waktu hingga 23 Agustus untuk memaksimalkan program TC di Thailand. Loncar menilai periode tersebut harus dimanfaatkan para pemain untuk meningkatkan kesiapan sebelum kembali menghadapi agenda pertandingan.
"Minggu depan kami juga ada dua pertandingan uji coba (preparation games), jadi kami harus mempersiapkan diri dan memberikan yang terbaik,” tambah mantan pemain Ferencvaros itu.
Setelah menyelesaikan pemusatan latihan dan rangkaian uji tanding di Thailand, Persija akan kembali menjalani pertandingan persahabatan di Indonesia. Macan Kemayoran dijadwalkan menghadapi klub Australia, Brisbane Roar, dalam laga bertajuk Rise For Glory pada 29 Agustus 2026.
Rangkaian persiapan tersebut membuat intensitas latihan Persija menjadi sangat penting. Program keras Shin Tae-yong di Thailand diharapkan bisa membentuk kondisi fisik, kemampuan teknis, serta pemahaman taktik para pemain sebelum Persija memasuki persaingan musim mendatang.









