Indonesia Dapat Lampu Hijau FIFA, SUGBK dan Si Jalak Harupat Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026

Indonesia Dapat Lampu Hijau FIFA, SUGBK dan Si Jalak Harupat Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga | inews | Senin, 10 Agustus 2026 - 14:23
share

JAKARTA, iNews.id – Indonesia menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. FIFA memberikan respons positif terhadap Government Guarantee yang dikirim Presiden Prabowo Subianto.

Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, dan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, ditetapkan sebagai dua venue untuk menggelar rangkaian FIFA ASEAN Cup 2026. Kepastian tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, Senin (10/8/2026) pagi WIB.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir sebelumnya menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah lembaga untuk memastikan kesiapan Indonesia. Pertemuan tersebut melibatkan Kementerian Keuangan, Kementerian Ketenagakerjaan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Polri, PSSI, hingga Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK).

Erick mengungkapkan Presiden Prabowo sudah mengirim surat komitmen pemerintah Indonesia kepada FIFA. Surat tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam proses penetapan Indonesia sebagai tuan rumah.

"Bapak Presiden sudah mengeluarkan surat Government Guarantee yang langsung dikirimkan kepada FIFA," ujar Erick Thohir.

"FIFA alhamdulillah sudah menjawab bahwa kita menjadi tuan rumah. Dan sekarang masih ada sedikit lagi negosiasi mengenai host contract-nya saja, isi-isinya," jelasnya.

Menurut Erick, kontrak tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 memiliki pola yang tidak jauh berbeda dengan pengalaman Indonesia saat menggelar turnamen FIFA sebelumnya, termasuk Piala Dunia U-20 dan Piala Dunia U-17 2023.

"Tetapi memang isi daripada host contract tidak berbeda dengan waktu itu kita menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 dan U-17. Jadi tidak banyak berbeda," tutur Erick Thohir.

"Cuma ini ada beberapa hal yang mungkin kita mau sinkronisasikan. Dan alhamdulillah hari ini kita sudah melakukan rapat terpadu. Pemerintah, Bapak Presiden mendukung penuh event ini."

Format FIFA ASEAN Cup 2026

Erick juga menyampaikan dukungan penuh pemerintah terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut. Pemerintah berharap Indonesia tidak hanya menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026, tetapi juga terus dipercaya menggelar berbagai ajang olahraga internasional.

"Bapak Presiden mengharapkan event-event besar seperti ini bisa terus terjadi juga di Indonesia, tidak hanya saat ini, tetapi juga di tahun-tahun ke depan," ungkap Erick Thohir.

FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung dalam periode FIFA Matchday pada 21 September hingga 6 Oktober 2026. Penempatan turnamen pada kalender tersebut memberikan ruang bagi negara peserta untuk memanggil pemain-pemain mereka.

FIFA ASEAN Cup 2026 memiliki dua kasta, yakni Divisi 1 dan Divisi 2. Divisi 1 diikuti delapan negara yang terbagi ke dalam Grup A dan Grup B dengan Indonesia menjadi tuan rumah.

Grup A Divisi 1 dihuni Timnas Indonesia, India, Malaysia, dan Singapura. Sementara itu, Grup B berisi Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina.

Untuk Divisi 2, terdapat enam negara yang juga dibagi ke dalam dua grup. Hong Kong dipercaya menjadi penyelenggara kompetisi kasta tersebut.

Grup A Divisi 2 dihuni Hong Kong, Myanmar, dan Brunei Darussalam. Adapun Grup B berisi Kamboja, Laos, dan Timor Leste.

Dengan SUGBK dan Stadion Si Jalak Harupat sudah ditetapkan sebagai venue, Indonesia kini memasuki tahap persiapan lanjutan untuk menyambut FIFA ASEAN Cup 2026. Pemerintah dan pihak terkait masih perlu menyelesaikan sejumlah detail dalam host contract sebelum seluruh persiapan turnamen berjalan penuh.

Topik Menarik