Fajar/Fikri Selangkah dari Rekor Langka, Bisa Susul 3 Legenda Indonesia di China Open 2026

Fajar/Fikri Selangkah dari Rekor Langka, Bisa Susul 3 Legenda Indonesia di China Open 2026

Olahraga | inews | Minggu, 26 Juli 2026 - 11:00
share

CHANGZHOU, iNews.id – Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tinggal selangkah lagi menyamai rekor tiga pasangan legendaris Indonesia dengan menjuarai China Open dua tahun berturut-turut. Misi besar itu akan ditentukan saat mereka menghadapi Kim Won Ho/Seo Seung Jae pada final China Open 2026 di Olympic Sports Centre Gymnasium, Changzhou, Minggu (26/7/2026).

Fajar/Fikri berstatus juara bertahan setelah naik podium tertinggi pada China Open 2025. Kala itu, mereka menaklukkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik dalam dua gim langsung pada final, sekaligus meraih gelar besar hanya dalam turnamen kedua sejak dipasangkan.

Peluang mempertahankan mahkota terbuka setelah Fajar/Fikri melewati perlawanan sengit Liang Wei Keng/Wang Chang pada semifinal. Unggulan kedua tersebut menang melalui duel tiga gim dengan skor 21-19, 14-21, dan 21-19, Sabtu (25/7/2026).


Selangkah Lagi Setara Tiga Pasangan Legendaris

Kemenangan itu tidak hanya membawa Fajar/Fikri kembali ke partai puncak. Mereka kini berada di ambang pencapaian langka yang sebelumnya hanya mampu dicatatkan tiga ganda putra Indonesia sepanjang sejarah China Open.

Candra Wijaya/Sigit Budiarto menjadi pasangan Indonesia pertama dalam daftar tersebut setelah menjuarai China Open pada 2004 dan 2005. Mereka kemudian disusul Markis Kido/Hendra Setiawan yang mempertahankan gelar pada edisi 2006 dan 2007.

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo mengulang pencapaian tersebut pada 2016 dan 2017. Minions bahkan kembali menjadi juara pada 2019 setelah mengalahkan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di final.

Fajar/Fikri kini memiliki kesempatan menjadi pasangan Indonesia keempat yang meraih dua titel China Open secara beruntun. Namun, mereka harus melewati tembok terakhir yang berstatus pasangan nomor satu dunia.

Kim/Seo unggul tipis 3-2 dalam lima pertemuan melawan Fajar/Fikri. Catatan tersebut memperlihatkan persaingan kedua pasangan berjalan ketat dan membuat partai puncak di Changzhou sulit diprediksi.


Final Kedua dalam Dua Pekan

Pertemuan di China Open 2026 menjadi final kedua bagi Fajar/Fikri dan Kim/Seo dalam dua pekan berturut-turut. Kedua pasangan sebelumnya berhadapan pada partai puncak Japan Open 2026.

Fajar/Fikri memenangkan duel tersebut dengan skor 21-19 dan 21-17. Gelar di Tokyo sekaligus mengubah rekor pertemuan menjadi 2-3 dan memberi modal kepercayaan diri sebelum kembali menghadapi Kim/Seo.

Meski baru mengalahkan lawan yang sama, Fajar/Fikri tidak bisa lengah. Kim/Seo memiliki pertahanan kuat, kemampuan membalikkan serangan, serta pengalaman tampil dalam pertandingan besar. Pasangan Korea Selatan itu dipastikan membawa misi membalas kekalahan di Jepang.

Fajar menilai keberhasilan mereka mencapai dua final secara beruntun lahir dari rasa saling percaya antara pemain dan seluruh anggota tim.

“Kembali ke final China Open dan final kedua selama dua minggu berturut-turut ini berkat saling percaya. Saya percaya Fikri, begitupun sebaliknya. Kami juga selalu percaya dengan semua yang ada di dalam tim,” tutur Fajar dalam keterangan pers PBSI seusai semifinal.

Kini satu kemenangan memisahkan Fajar/Fikri dari gelar kedua dalam dua pekan sekaligus rekor bersejarah di China Open. Jika kembali menundukkan Kim/Seo, nama mereka akan sejajar dengan Candra/Sigit, Kido/Hendra, serta Marcus/Kevin sebagai penguasa ganda putra China Open dalam dua edisi beruntun.

Topik Menarik