Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit

Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit

Olahraga | sindonews | Kamis, 23 Juli 2026 - 16:33
share

Thomas Muller kembali menjadi perbincangan setelah melontarkan komentar mengenai Lionel Messi tak lama setelah Argentina kalah 0-1 dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Pernyataan legenda Jerman itu memicu perdebatan karena menyinggung dugaan pengaruh Messi terhadap keputusan wasit.

Komentar Muller muncul di tengah derasnya kritik terhadap sejumlah keputusan kontroversial yang dinilai menguntungkan Argentina sepanjang Piala Dunia 2026. Tim Tango memang berhasil melaju ke final, tetapi perjalanan mereka di fase gugur diwarnai beberapa insiden yang memicu polemik.

Muller kemudian mengenang perempat final Piala Dunia 2010 saat Jerman mengalahkan Argentina 4-0. Dalam laga tersebut, ia menerima kartu kuning setelah bola mengenai tangannya, hukuman yang membuatnya harus absen pada semifinal melawan Spanyol."Kami sudah unggul atas Argentina, dan Lionel Messi berdiri tepat di samping saya. Bola memantul dari tanah lalu mengenai tangan saya yang berada di posisi ini (di samping tubuh)," kata Muller.

"Wasit langsung mengeluarkan kartu kuning. Saya merasa alasannya sederhana, karena Messi berdiri di sebelah saya. Saya merasa Messi menatap wasit seolah berkata, 'kami sedang tertinggal, tolong bantu kami sedikit.'"Ucapan Muller langsung menjadi viral di media sosial. Potongan video insiden yang dimaksud juga kembali beredar dan memicu perdebatan di kalangan penggemar sepak bola.

Meski demikian, Muller menegaskan dirinya tetap menaruh respek besar kepada Messi. Bahkan, beberapa waktu lalu ia mengaku telah mengubah pandangannya dalam perdebatan mengenai siapa pemain terbaik sepanjang masa.

"Dulu, selama sekitar sepuluh tahun pertama karier mereka, saya berada di kubu Cristiano Ronaldo karena saya mengagumi ambisi, etos kerja, dan obsesinya untuk sukses," ujar Muller.

"Namun sekarang saya berada di kubu Messi. Dia membawa lebih banyak keajaiban dan keindahan dalam sepak bola. Dia memadukan efektivitas dengan sesuatu yang lebih. Dia adalah seorang jenius dalam setiap arti kata. Saat bola berada di kakinya, selalu ada sesuatu yang istimewa terjadi."

Saat ini Muller memperkuat klub MLS, Vancouver Whitecaps, dan musim lalu sempat menghadapi Messi bersama Inter Miami pada final MLS Cup.

Topik Menarik