Bukan AI! UNICEF Pastikan Foto Viral Lionel Messi Mandikan Lamine Yamal Asli
NEW YORK, iNews.id – UNICEF memastikan foto viral Lionel Messi yang memandikan Lamine Yamal saat masih bayi merupakan gambar asli, bukan hasil kecerdasan buatan (AI). Momen yang terjadi lebih dari 18 tahun lalu itu kembali menjadi perbincangan setelah Argentina dipastikan menghadapi Spanyol pada final Piala Dunia 2026, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.
Sejak kepastian laga final diumumkan, foto Messi bersama bayi Lamine Yamal kembali membanjiri media sosial. Banyak warganet sempat meragukan keaslian gambar tersebut karena berkembangnya teknologi AI yang mampu menghasilkan foto realistis.
UNICEF kemudian mengonfirmasi foto tersebut benar-benar diambil pada sesi pemotretan penggalangan dana organisasi tersebut pada 2007. Dalam kesempatan itu, bayi Lamine Yamal datang bersama sang ibu, Sheila, dan bertemu dengan Messi yang saat itu masih menjadi bintang muda Barcelona.
Melalui pernyataan resminya, UNICEF menjelaskan hubungan keduanya tidak berhenti pada momen bersejarah tersebut. Kini, Messi dan Lamine Yamal sama-sama menjadi Duta UNICEF yang aktif menyuarakan hak-hak anak di berbagai belahan dunia.
UNICEF Ungkap Kisah di Balik Foto Viral
"Ya, foto-foto yang Anda lihat itu benar-benar nyata," tulis UNICEF dikutip dari Marca.
"Lebih dari 18 tahun lalu, seorang bayi bernama Lamine Yamal dan ibunya, Sheila, bertemu Lionel Messi dalam sesi pemotretan penggalangan dana UNICEF," ujarnya.
UNICEF juga menegaskan peran keduanya saat ini.
"Kini, prestasi mereka di lapangan menginspirasi jutaan orang. Di luar lapangan, Messi dan Lamine Yamal menggunakan suara serta platform mereka sebagai Duta UNICEF untuk mendukung dan memperjuangkan hak-hak anak di seluruh dunia."
UNICEF menambahkan tujuan dari misi tersebut.
"Tujuannya agar setiap anak dapat bertahan hidup, berkembang, dan meraih potensi terbaiknya."
Organisasi itu menutup pernyataannya dengan kalimat:
"Kami bangga memiliki mereka dalam tim kami."
Dari Bayi hingga Bintang Dunia
Saat foto tersebut diambil pada 2007, Lionel Messi baru berusia 20 tahun dan sedang memulai perjalanan yang kemudian mengantarkannya menjadi salah satu pesepak bola terbaik sepanjang sejarah.
Di sisi lain, Lamine Yamal baru berusia beberapa bulan setelah lahir pada Juli 2007. Tanpa disadari, pertemuan singkat itu kini menjadi salah satu foto paling ikonik dalam dunia sepak bola.
Lamine Yamal mengaku tidak mengetahui keberadaan foto tersebut selama bertahun-tahun. Dia baru mengetahui kisah itu setelah sang ayah menceritakannya, jauh sebelum gambar tersebut menjadi viral di media sosial.
Saat diminta menanggapi perbandingan dirinya dengan Messi, Lamine Yamal mengatakan:
"Saya rasa tidak ada yang keberatan dibandingkan dengan pemain terbaik dalam sejarah. Namun pada akhirnya, perbandingan seperti itu bisa memberi tekanan terlalu besar karena Anda tidak akan pernah benar-benar menjadi dirinya."
Meski belum pernah berbicara secara khusus mengenai sesi pemotretan tersebut, Lionel Messi beberapa kali memberikan pujian kepada Lamine Yamal.
Kapten Argentina itu menyebut pemain muda Spanyol tersebut sebagai salah satu talenta yang paling mengingatkannya pada masa awal kariernya dan menilai Lamine Yamal sudah layak disebut sebagai salah satu pesepak bola terbaik di dunia meski usianya masih sangat muda.
Kini, hampir dua dekade setelah pertemuan pertama mereka dalam kegiatan amal UNICEF, Messi dan Lamine Yamal kembali dipertemukan. Bedanya, kali ini bukan dalam sesi pemotretan, melainkan di panggung terbesar sepak bola dunia saat Argentina dan Spanyol berebut trofi Piala Dunia 2026.










