Lionel Messi Ukir Rekor Gila usai Bawa Argentina ke Semifinal Piala Dunia 2026, Diego Maradona Terlewati

Lionel Messi Ukir Rekor Gila usai Bawa Argentina ke Semifinal Piala Dunia 2026, Diego Maradona Terlewati

Olahraga | inews | Minggu, 12 Juli 2026 - 14:33
share

KANSAS CITY, iNews.id – Lionel Messi mengukir rekor gila setelah membawa Timnas Argentina melaju ke semifinal Piala Dunia 2026. Assist untuk gol Alexis Mac Allister saat mengalahkan Swiss 3-1 membuat dia kini mengoleksi 10 assist di Piala Dunia, melewati catatan legenda Argentina, Diego Maradona.

Messi menciptakan assist bersejarah tersebut pada menit ke-10 di Kansas City Stadium, Minggu (12/7/2026) siang WIB. Tendangan sudutnya diteruskan Mac Allister ke gawang Swiss yang dikawal Gregor Kobel untuk membawa Argentina unggul lebih dahulu.

Assist itu menjadi yang kedua bagi Messi pada Piala Dunia 2026. Umpan gol pertamanya tercipta ketika Argentina bangkit dan mengalahkan Mesir dalam pertandingan dramatis pada babak 16 besar.

Tambahan satu assist membuat Messi kini mencatatkan 10 assist dari enam edisi Piala Dunia. Tidak ada pemain lain yang mampu menyamai torehan tersebut.


Messi Lewati Rekor Diego Maradona

Messi mengemas satu assist pada Piala Dunia 2006, 2010, dan 2014. Dia kemudian menciptakan dua assist pada edisi 2018.

Pemain berusia 39 tahun itu tampil semakin produktif pada Piala Dunia 2022. Dia menghasilkan tiga assist dalam perjalanan Argentina menjuarai turnamen tersebut.

Koleksi 10 assist menempatkan Messi di atas Diego Maradona yang membukukan delapan assist. Pierre Littbarski dari Jerman Barat dan Grzegorz Lato asal Polandia berada di bawahnya dengan masing-masing tujuh assist.

Sementara itu, delapan pemain lainnya mengoleksi enam assist. Catatan Messi semakin istimewa karena seluruh umpannya di Piala Dunia diberikan kepada 10 pemain berbeda.

Messi juga memegang rekor gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 21 gol. Rekor tersebut sebelumnya dimiliki Miroslav Klose yang mencetak 16 gol bersama Jerman.

Messi dan penyerang Prancis, Kylian Mbappe, sama-sama telah melewati catatan Klose. Messi resmi memecahkan rekor tersebut ketika Argentina menang 2-0 atas Austria, kemudian menambah koleksi golnya saat menghadapi Cape Verde dan Mesir pada fase gugur.

Kapten Argentina itu juga menjadi pemain dengan kontribusi gol terbanyak pada fase gugur Piala Dunia. Assist melawan Swiss membuat total kontribusi golnya pada babak sistem gugur mencapai 15.


Argentina Menang Dramatis atas Swiss

Rekor Messi tercipta dalam pertandingan yang tidak mudah bagi Argentina. Swiss mampu menyamakan kedudukan melalui Dan Ndoye setelah Mac Allister membawa Argentina unggul.

Lima menit setelah gol penyeimbang tersebut, Swiss harus bermain dengan 10 pemain. Breel Embolo mendapat kartu merah sehingga timnya lebih banyak bertahan untuk menahan tekanan Argentina.

Argentina terus menyerang, tetapi kesulitan membongkar pertahanan rapat Swiss. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir dan pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan.

Julian Alvarez akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-112. Dia melepaskan tembakan kaki kanan melengkung ke sudut atas gawang dan memicu kegembiraan besar pendukung Argentina di Kansas City.

Lautaro Martinez memastikan kemenangan Argentina pada menit ke-121. Dia menuntaskan serangan balik cepat untuk mengubah skor menjadi 3-1 sekaligus mengantar sang juara bertahan ke semifinal.

Argentina selanjutnya menghadapi Inggris untuk memperebutkan tiket final. Inggris lolos ke empat besar setelah meraih kemenangan sulit 2-1 atas Norwegia.

Pertandingan tersebut menjadi pertemuan pertama Argentina dan Inggris dalam 21 tahun. Kedua negara terakhir berhadapan pada laga persahabatan tahun 2005 yang dimenangi Inggris dengan skor 3-2.

Target Messi kini bukan hanya menambah rekor pribadi. Dia berpeluang membawa Argentina menjadi negara pertama dalam 64 tahun yang mampu mempertahankan gelar Piala Dunia.

Brasil menjadi negara terakhir yang berhasil menjuarai Piala Dunia secara beruntun. Tim Samba meraih gelar pada 1958 dan kembali menjadi juara pada 1962.

Messi kini tinggal berjarak dua kemenangan dari gelar Piala Dunia keduanya. Setelah menguasai rekor gol dan assist, dia berpeluang menyempurnakan perjalanan bersejarahnya dengan kembali membawa Argentina menjadi juara dunia.

Topik Menarik