Bos Ducati Santai Saja Tertinggal dari Aprilia: Kami Belum 100 Persen di MotoGP 2026

Bos Ducati Santai Saja Tertinggal dari Aprilia: Kami Belum 100 Persen di MotoGP 2026

Olahraga | okezone | Selasa, 7 Juli 2026 - 15:18
share

MANAJER Umum Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, santai saja melihat skuadnya masih tertinggal dari Aprilia Racing memasuki pertengahan musim MotoGP 2026. Ia yakin, kekuatan Ducati Lenovo dan dua tim lainnya belum 100 persen.

Ducati tertinggal dari Aprilia Racing dalam segala hal pada setengah musim ini. Tim asal Borgo Panigale, Italia, itu kini berada di posisi kedua secara klasemen konstruktor MotoGP 2026.

1. Klasemen Tim dan Konstruktor MotoGP 2026

Aprilia memimpin dengan 304 poin. Di klasemen tim, Ducati berada di posisi ketiga setelah Aprilia Racing (379 poin) dan Trackhouse Aprilia (306 poin), dengan koleksi 283 poin.

Dominasi Aprilia musim ini berdasarkan performa apik para pembalapnya. Dua pembalap tim pabrikan, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi, memimpin klasemen pembalap di posisi satu dan dua.

Sementara, pembalap Ducati yang terdekat berasal dari tim satelit Pertamina Enduro VR46 Racing Team yakni Fabio Di Giannantonio yang duduk di posisi ketiga. Dua bintang Ducati Lenovo Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, harus puas berada di luar tiga besar.

2. Putaran Pertama Sulit

Setelah 10 seri balapan berlalu, Aprilia mendominasi dengan enam kemenangan. Hal inilah yang membuat Ducati tertinggal, bahkan harus mengakui dominasi lawan. Dall'Igna mengakui, putaran awal musim ini sulit bagi timnya.

"Bagian pertama musim ini sedikit lebih rumit dari biasanya , tetapi itu bagian dari permainan. Saya pikir ada tim yang datang ke balapan pertama dengan persiapan yang lebih baik, baik dari segi motor maupun performa pembalapnya," kata Dall'Igna dikutip dari Motosan, Selasa (7/7/2026).

Pria asal Italia itu mengatakan Ducati perlu improvisasi besar untuk mengejar Aprilia. Meski demikian, ia yakin bahwa mengejar tim asal Noale itu bukan merupakan kemustahilan.

"Kami belum mencapai 100; kami perlu melakukan beberapa pekerjaan, membuat beberapa penyesuaian. Tetapi kami sudah dekat, dan dalam beberapa kasus, kami telah menang dengan telak,” ungkap Dall’Igna.

 

“Kami sudah setengah musim, kejuaraan masih panjang, dan kami ingin melakukan segala yang mungkin untuk memenangkannya," imbuh mantan teknisi di Aprilia tersebut.

3. Ducati Tidak Khawatir

Menurut Dall'Igna, kebangkitan Aprilia tak membuat Ducati khawatir. Sebaliknya, ini menjadi motivasi besar untuk berjuang lebih keras lagi hingga MotoGP 2026 resmi dinyatakan selesai.

"Itu tidak membuat saya takut, tidak membuat saya khawatir. Tetapi itu justru memberi saya lebih banyak motivasi untuk bekerja, untuk mendorong tim saya bekerja lebih keras,” kata Dall’Igna.

“Dalam upaya mengejar kami oleh para rival, konsesi telah memainkan peran penting. Tetapi jika tim lain telah mencapai kemajuan yang lebih besar daripada kami, itu wajar setelah bertahun-tahun mendominasi," imbuhnya.

"Anda harus sangat seimbang, banyak menggunakan akal sehat, dan, jika perlu, tahu kapan harus mundur jika sesuatu tidak berjalan ke arah yang benar," pungkas Dall’Igna.

Topik Menarik