Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bruno Fernandes: Timnas Spanyol Layak Menang

Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bruno Fernandes: Timnas Spanyol Layak Menang

Olahraga | sindonews | Selasa, 7 Juli 2026 - 06:41
share

Portugal harus mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026 setelah kalah tipis 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar. Gol pemain pengganti Mikel Merino pada masa injury time di AT&T Stadium, Arlington, Selasa (7/7/2026) dini hari WIB, menjadi pembeda dalam duel sesama wakil Semenanjung Iberia tersebut.

Kekalahan itu terasa semakin pahit bagi Portugal karena pertandingan sempat mengarah ke perpanjangan waktu. Namun, pertahanan Selecao das Quinas akhirnya jebol pada menit-menit akhir ketika Merino sukses memanfaatkan peluang untuk membawa Spanyol melaju ke perempat final.

Gelandang Portugal, Bruno Fernandes, mengaku timnya sangat terpukul dengan hasil tersebut. Menurutnya, Portugal datang ke turnamen dengan ambisi besar, tetapi gagal menunjukkan performa terbaik ketika menghadapi Spanyol.

“Kami tentu sangat sedih. Kami datang ke sini dengan satu tujuan, yaitu memenangi semuanya. Namun, sayangnya kami tidak tampil pada level terbaik,” ujar Bruno Fernandes, dikutip dari situs resmi FIFA.

Baca Juga: Air Mata Terakhir Cristiano Ronaldo di Panggung Piala DuniaPortugal sebenarnya mampu tampil lebih meyakinkan pada babak pertama. Mereka dapat mengimbangi permainan Spanyol dan beberapa kali membangun serangan dengan baik. Namun, situasi berubah setelah turun minum ketika Portugal mulai bermain terlalu dalam dan memberi ruang lebih besar kepada lawan.

“Saya rasa kami bermain lebih baik pada babak pertama. Akan tetapi, pada babak kedua kami kembali melakukan kesalahan yang sama, yaitu bertahan terlalu rendah. Jika itu terjadi, cepat atau lambat kami pasti akan kebobolan,” kata pemain Manchester United tersebut.

Bruno tetap memberikan apresiasi kepada Spanyol yang dinilainya memiliki kualitas tinggi. Meski demikian, ia percaya Portugal berpeluang meraih hasil berbeda apabila mampu mempertahankan keberanian dan intensitas permainan seperti pada 45 menit pertama.

“Kredit untuk Spanyol karena mereka memang punya kualitas. Namun, jika kami bisa terus bermain seperti pada babak pertama, saya yakin kami dapat memperoleh hasil yang lebih baik,” tutur Bruno.

Topik Menarik