Cristiano Ronaldo Pakai Sepatu Rp5,7 Juta, Tetap Gagal Bawa Portugal Menang
DALLAS, iNews.id – Cristiano Ronaldo menjadi sorotan dunia usai mengenakan sepatu edisi terbatas bernilai fantastis Rp5,7 juta pada 45 menit pertama laga melawan Kolombia di Piala Dunia 2026. Sayangnya sepatu tersebut gagal membuahkan gol.
Megabintang Timnas Portugal itu awalnya tampil dengan sepatu eksklusif Nike bertajuk Mercurial Superfly 11 Gold Scorpion pada laga terakhir fase grup melawan Kolombia, Minggu (28/6/2026).
Sepatu mewah tersebut dibanderol 242 pounds atau setara Rp5.703.940 dan dirancang khusus untuk merayakan pencapaian bersejarah Ronaldo sebagai pemain pertama yang mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda.
Nike hanya memproduksi 2.026 pasang sepatu itu, merujuk tahun penyelenggaraan Piala Dunia kali ini. Desainnya memuat logo ikonik CR7 dengan sentuhan warna emas sebagai simbol status legenda hidup sang penyerang.
Ronaldo sejatinya sudah menandai pencapaian tersebut lebih awal di turnamen. Dia mencetak dua gol saat Portugal menang 2-0 atas Uzbekistan pada laga sebelumnya, sekaligus mempertegas ketajamannya di usia 41 tahun.
Hasil Perempatfinal Singapore Open 2026: Sikat Jagoan Malaysia, Fajar/Fikri Lolos ke Semifinal!
Dalam persiapan laga, Ronaldo berlatih menggunakan sepatu emas tersebut dan memutuskan memakainya sejak menit awal. Dia mencatat tiga percobaan pada babak pertama, termasuk tendangan bebas, sepakan salto, serta satu tembakan yang diblok.
Namun, gol yang ditunggu tak kunjung hadir. Portugal menutup babak pertama dengan skor imbang tanpa gol, dan Ronaldo membuat keputusan tak terduga saat turun minum.
Dia kembali ke lapangan pada babak kedua dengan sepatu berbeda, mengganti edisi emas dengan sepatu warna pink yang juga banyak dipakai pemain lain sepanjang turnamen.
Pergantian sepatu itu belum membawa perubahan signifikan. Ronaldo tak mencatatkan satu pun tembakan tambahan selepas jeda, dan laga berakhir 0-0.
Hasil imbang tersebut membuat Portugal finis sebagai runner-up grup dan menghadapi jalur berat di fase gugur, diawali laga babak 32 besar melawan Kroasia. Potensi duel panas kontra Spanyol menanti di babak 16 besar.
Usai pertandingan, pelatih Portugal Roberto Martinez menilai hasil imbang bagian dari proses perkembangan tim.
“Menang, kalah, atau seri hari ini tidak membuat perbedaan,” kata Martinez.
“Target kami bermain delapan pertandingan, tidak peduli melawan siapa," ujarnya.
Martinez juga menyoroti rotasi pemain serta peran Ronaldo.
“Bagi kami, penting menyinkronkan pergerakannya dengan sepuluh pemain lain,” ucapnya.
“Cristiano berada dalam kondisi fisik bagus dan dia tampil sangat baik hari ini."









