Tunisia vs Belanda: Awas Tergelincir Oranje

Tunisia vs Belanda: Awas Tergelincir Oranje

Olahraga | sindonews | Jum'at, 26 Juni 2026 - 02:02
share

Belanda berada di ambang juara Grup F saat menghadapi Tunisia pada laga terakhir fase grup Piala Dunia 2026 di Kansas City, Jumat (26/6/20260 WIB. Dengan empat poin dari dua pertandingan, Oranje hanya membutuhkan satu hasil positif untuk mengamankan posisi puncak sekaligus melanjutkan tren impresif mereka di turnamen.

Tim asuhan Ronald Koeman tampil meyakinkan setelah membantai Swedia 5-1 pada laga kedua. Brian Brobbey mencuri perhatian dengan dua gol pada debutnya di Piala Dunia, sementara Cody Gakpo dan Denzel Dumfries terus menjadi motor serangan Belanda. Ketajaman Oranje juga terlihat dari rasio konversi tembakan mencapai 35 persen, yang menjadi salah satu yang terbaik dalam sejarah Piala Dunia modern.

Kepercayaan diri Belanda semakin tinggi berkat rekor luar biasa mereka. Di luar adu penalti, Oranje tidak terkalahkan dalam 14 pertandingan Piala Dunia terakhir sejak kalah dari Spanyol pada final 2010.

Baca Juga:Iran Murka, Mehdi Taremi dan Asisten Pelatih Ditahan AS

Superkomputer Opta bahkan memberi peluang kemenangan Belanda mencapai 83 persen. Di sisi lain, Tunisia datang dengan kondisi yang jauh dari ideal. Elang Kartago sudah dipastikan tersingkir setelah kalah telak 1-5 dari Swedia dan 0-4 dari Jepang. Pergantian pelatih dari Sabri Lamouchi ke Herve Renard juga belum membawa perubahan berarti.

Saat menghadapi Jepang, Tunisia bahkan gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran dan hanya mencatatkan expected goals (xG) sebesar 0,05. Hasil tersebut menempatkan mereka dalam daftar tim dengan kekalahan terburuk dalam sejarah Piala Dunia.

Baca Juga:Daftar 10 Tim Eropa yang Lolos ke Piala Dunia 2022

Meski hanya bermain demi harga diri, Tunisia tetap berharap dapat menutup turnamen dengan hasil positif. Namun, statistik dan performa terkini membuat mereka menjadi underdog mutlak. Opta hanya memberi peluang kemenangan sebesar 5,2 persen, sementara peluang hasil imbang berada di angka 11,8 persen.

Dengan kualitas skuad, produktivitas gol, dan catatan historis yang jauh lebih baik, Belanda difavoritkan untuk mengakhiri fase grup dengan kemenangan sekaligus mengunci status juara Grup F.

Topik Menarik