Timnas Inggris Selamat dari Hukuman Penalti di Piala Dunia 2026, Dunia Heboh
BOSTON, iNews.id – Timnas Inggris beruntung tidak dihukum penalti saat melawan Ghana pada laga kedua fase grup Piala Dunia 2026. Laga yang digelar di Boston Stadium, Rabu (24/6/2026) dini hari WIB itu pun berakhir 0-0.
The Three Lions nyaris menghadapi situasi berbahaya pada menit ke-79 ketika Ezri Konsa melakukan kontak dengan Prince Kwabena Adu di dalam kotak penalti. Ghana langsung meminta penalti, tetapi wasit Said Martinez tidak menunjuk titik putih.
VAR juga tidak melakukan intervensi, meski banyak pihak menilai insiden tersebut layak ditinjau ulang. Momen itu langsung menjadi sorotan utama dalam laga yang berlangsung ketat di Boston.
Sepanjang pertandingan, Inggris asuhan Thomas Tuchel kesulitan menembus pertahanan Ghana yang tampil disiplin dengan blok rendah dan sangat rapat.
Mantan wasit Premier League, Darren Cann, menilai Inggris sangat beruntung karena situasi tersebut tidak berujung penalti. Dia juga mengaku terkejut VAR tidak meminta wasit melakukan peninjauan ulang.
“Kami sempat tegang saat melihat Ezri Konsa melakukan tekel itu,” ujarnya, dikutip dari Mirror.
“Saya senang itu tidak diberikan sebagai penggemar Inggris, tetapi jujur ini seharusnya ditinjau ulang. Dia tidak mengenai bola, dia menjatuhkan lawannya.”
Dia menambahkan, “Dari sudut ini terlihat jelas dia tidak terkontrol, mengenai pemain lawan dan tidak menyentuh bola. Menurut saya ini penalti.”
Cann juga menyoroti tren VAR di turnamen ini yang cenderung mengikuti keputusan wasit di lapangan kecuali ada kesalahan yang sangat jelas.
Tuchel Akui Ghana Sangat Sulit Ditembus
Thomas Tuchel mengakui Timnas Ghana tampil sangat disiplin dan membuat Inggris kesulitan sepanjang laga. Dia menyebut lawan bertahan sangat dalam dan kompak.
“Kredit untuk mereka. Saya jarang melihat performa fisik seperti itu dari sebuah tim,” ucapnya
“Mereka bertahan dengan blok rendah yang sangat dalam, sangat disiplin di setiap posisi, sehingga kami butuh waktu untuk menemukan ritme.”
Meski Inggris terus menekan, peluang bersih sangat minim termasuk kesempatan dari Harry Kane yang gagal dimaksimalkan.
“Kami terus menekan, tetapi sulit menemukan celah karena mereka sangat disiplin.”









