TC Timnas Futsal Indonesia U-17 Digeber Jelang Beraksi di Spanyol

TC Timnas Futsal Indonesia U-17 Digeber Jelang Beraksi di Spanyol

Olahraga | sindonews | Rabu, 3 Juni 2026 - 16:17
share

Timnas Futsal Indonesia U-17 terus mematangkan persiapan menjelang keikutsertaan mereka dalam turnamen internasional di Spanyol pada akhir Juni 2026. Pemusatan latihan yang berlangsung di Jakarta menjadi bagian penting untuk meningkatkan kualitas teknik, taktik, dan mental bertanding para pemain muda.

Saat ini, Timnas Futsal Indonesia U-17 menjalani sesi latihan intensif di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Program pemusatan latihan tersebut telah dimulai sejak 1 Juni dan dijadwalkan berakhir pada 19 Juni 2026.

Setelah menyelesaikan agenda latihan di Tanah Air, tim akan bertolak ke Malaga, Spanyol. Mereka dijadwalkan tampil dalam turnamen internasional bertajuk VI Nations U-17 Futsal Tournament pada 24 hingga 28 Juni 2026.

Ajang tersebut menjadi pengalaman pertama bagi Timnas Futsal Indonesia U-17 merasakan atmosfer kompetisi di Eropa. Turnamen itu juga akan menjadi tolok ukur untuk melihat sejauh mana kemampuan Indonesia saat menghadapi negara-negara kuat futsal dunia.

Head of Expedition Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menilai keikutsertaan dalam turnamen ini memiliki arti penting bagi proses pembinaan tim. Menurutnya, pengalaman bertanding di Eropa akan membantu tim memahami perbedaan level permainan dengan negara-negara yang lebih maju."Turnamen ini sangat penting bagi kami karena ini adalah pertama kalinya kami datang ke Eropa bersama tim nasional. Apalagi ini tim yang baru dibentuk dan belum pernah melakukan perjalanan internasional sebelumnya. Karena itu, keikutsertaan di sana sangat penting untuk mengukur level permainan kami dan melihat sejauh mana perbedaan kualitas antara mereka dan kami," kata Souto kepada iNews Media Group di Kelapa Gading, Jakarta pada Selasa (2/6/2026).

Menghadapi agenda internasional perdana tersebut, tim pelatih fokus membangun fondasi permainan para pemain. Program latihan diarahkan pada peningkatan teknik dasar, pemahaman taktik, adaptasi terhadap intensitas latihan, serta pembentukan karakter dan mental bertanding.

Pelatih kepala Timnas Futsal Indonesia U-17, Amril Daulay, mengatakan masih ada sejumlah aspek mendasar yang perlu diperkuat dalam skuadnya. Karena itu, pembenahan kemampuan dasar menjadi prioritas utama selama pemusatan latihan berlangsung.

"kita fokus juga memperbaiki basic basic, karena ada beberapa dari mereka yang belum mendapatkan materi tentang ini atau ilmu tentang ini. Kita harus beri dulu dasar dasarnya," tutur Amril.

Menurut tim pelatih, para pemain masih berada dalam tahap penyesuaian terhadap standar latihan dan tuntutan permainan internasional. Meski demikian, perkembangan yang ditunjukkan para pemain dinilai terus bergerak ke arah positif dari hari ke hari.Sementara itu, Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) menegaskan bahwa keikutsertaan di Spanyol tidak semata-mata berorientasi pada hasil akhir. Program tersebut merupakan bagian dari pembinaan jangka panjang untuk menyiapkan generasi penerus futsal nasional yang lebih kompetitif.

Kepala Badan Tim Nasional (BTN) Futsal Indonesia, Andri Paranoan, menekankan bahwa seluruh program yang dijalankan berfokus pada proses pengembangan pemain. Menurutnya, peningkatan peringkat dan sejumlah prestasi yang diraih futsal Indonesia merupakan hasil dari konsistensi menjalankan program pembinaan.

"Oleh karena itu berorientasi kepada proses, dan kita program-program yang sudah kita jalankan orientasinya juga kepada proses, hasilnya teman-teman bisa lihat bahwa ranking untuk putra juga kita meningkat, terus kita juga beberapa event kita juga sudah bisa menghasilkan gelar, tapi kembali lagi bahwa orientasinya adalah orientasi pada proses," ujar Andri.

Selain mempersiapkan tim untuk bertanding, program Timnas Futsal Indonesia U-17 juga dimanfaatkan sebagai sarana berbagi ilmu bagi pelatih futsal dari berbagai daerah. Selama pemusatan latihan berlangsung, para pelatih lokal diberi kesempatan mengamati langsung sesi latihan dan analisis tim.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat pembinaan futsal usia muda di tingkat akar rumput. Dengan semakin banyak pelatih yang memperoleh akses terhadap metode pembinaan modern, Indonesia diharapkan mampu melahirkan lebih banyak talenta yang siap bersaing di level internasional dan mendukung target menuju Piala Dunia Futsal 2028.

Topik Menarik