Timnas Futsal Indonesia U-17 Siap Hadapi Ujian Berat di Spanyol, Hector Souto: Momen Ukur Kekuatan!

Timnas Futsal Indonesia U-17 Siap Hadapi Ujian Berat di Spanyol, Hector Souto: Momen Ukur Kekuatan!

Olahraga | inews | Selasa, 2 Juni 2026 - 21:18
share

JAKARTA, iNews.id – Timnas Futsal Indonesia U-17 akan menjalani ujian penting di Spanyol pada akhir Juni 2026. Turnamen internasional yang diikuti Garuda Muda bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan kesempatan untuk mengukur level permainan Indonesia saat menghadapi negara-negara kuat futsal dunia.

Persiapan menuju turnamen tersebut terus dimatangkan melalui pemusatan latihan di Jakarta. Seluruh pemain saat ini menjalani program intensif yang difokuskan pada peningkatan kemampuan teknik, taktik, serta mental bertanding.

Pemusatan latihan berlangsung di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Program tersebut dimulai sejak 1 Juni dan dijadwalkan berakhir pada 19 Juni 2026.

Setelah menyelesaikan agenda di Tanah Air, Timnas Futsal Indonesia U-17 akan bertolak ke Malaga, Spanyol. Mereka dijadwalkan tampil dalam VI Nations U-17 Futsal Tournament yang berlangsung pada 24 hingga 28 Juni 2026.

Ajang tersebut menjadi pengalaman internasional pertama bagi skuad muda Indonesia. Selain menghadapi lawan-lawan berkualitas, para pemain juga akan merasakan atmosfer kompetisi Eropa yang selama ini belum pernah mereka alami.

Head of Expedition Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menilai turnamen ini memiliki arti yang sangat penting dalam proses pembentukan tim. Menurut dia, pengalaman bertanding di Eropa akan memberikan gambaran nyata mengenai kualitas Indonesia dibanding negara-negara yang lebih maju dalam futsal.

"Turnamen ini sangat penting bagi kami karena ini adalah pertama kalinya kami datang ke Eropa bersama tim nasional. Apalagi ini tim yang baru dibentuk dan belum pernah melakukan perjalanan internasional sebelumnya. Karena itu, keikutsertaan di sana sangat penting untuk mengukur level permainan kami dan melihat sejauh mana perbedaan kualitas antara mereka dan kami," kata Souto kepada iNews di Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (2/6/2026).


Fokus Bangun Fondasi Menuju Masa Depan

Menghadapi agenda internasional perdana tersebut, tim pelatih memilih fokus memperkuat fondasi permainan para pemain. Program latihan tidak hanya menitikberatkan pada strategi pertandingan, tetapi juga penguasaan teknik dasar dan pembentukan karakter.

Pelatih kepala Timnas Futsal Indonesia U-17, Amril Daulay, mengatakan masih ada sejumlah aspek mendasar yang harus diperbaiki dalam timnya. Karena itu, peningkatan kemampuan dasar menjadi prioritas selama pemusatan latihan berlangsung.

"Kita fokus juga memperbaiki basic-basic, karena ada beberapa dari mereka yang belum mendapatkan materi tentang ini atau ilmu tentang ini. Kita harus beri dulu dasar-dasarnya," ujar Amril.

Menurut tim pelatih, para pemain masih berada dalam tahap adaptasi terhadap standar latihan dan tuntutan permainan internasional. Meski demikian, perkembangan yang ditunjukkan para pemain terus bergerak positif dari waktu ke waktu.

Sementara itu, Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) menegaskan keikutsertaan di Spanyol tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan. Program tersebut merupakan bagian dari pembinaan jangka panjang untuk menyiapkan generasi penerus futsal nasional.

Kepala Badan Tim Nasional (BTN) Futsal Indonesia, Andri Paranoan, menegaskan seluruh program yang dijalankan selalu berfokus pada proses pengembangan pemain. Dia menilai peningkatan prestasi futsal Indonesia dalam beberapa tahun terakhir merupakan hasil dari konsistensi menjalankan program pembinaan.

"Oleh karena itu berorientasi kepada proses, dan program-program yang sudah kita jalankan orientasinya juga kepada proses. Hasilnya teman-teman bisa lihat, ranking untuk putra meningkat, kemudian di beberapa event kita juga sudah bisa menghasilkan gelar. Tapi kembali lagi, orientasinya adalah orientasi pada proses," tutur Andri.

Selain menyiapkan tim menghadapi turnamen di Spanyol, program Timnas Futsal Indonesia U-17 juga dimanfaatkan sebagai sarana transfer ilmu bagi pelatih dari berbagai daerah. Mereka diberi kesempatan mengamati langsung sesi latihan dan analisis tim selama pemusatan latihan berlangsung.

Langkah tersebut diharapkan memperkuat pembinaan futsal usia muda di Indonesia. Dengan semakin banyak pelatih yang memahami metode pembinaan modern, Indonesia berharap mampu melahirkan lebih banyak pemain berkualitas untuk mendukung target besar menuju Piala Dunia Futsal 2028.

Topik Menarik