Kisah Perjalanan Hebat Tim Bulu Tangkis Korea Selatan, Hancurkan Kekuatan China di Final Piala Uber 2026
HORSENS – Panggung Forum Horsens menjadi saksi bisu kembalinya kejayaan bulu tangkis putri Korea Selatan usai menjuarai Piala Uber 2026. Melalui perjuangan dramatis dan semangat kesatuan yang luar biasa, tim Negeri Ginseng sukses merengkuh gelar Piala Uber untuk ketiga kalinya setelah menumbangkan raksasa China.
Kemenangan ini terasa spesial karena mereka berhasil menggagalkan misi China untuk mempertahankan mahkota juara. Termasuk menggagalkan upaya China mengawinkan gelar Piala Thomas 2026 yang diraih usai mengalahkan Prancis di final.
1. Keajaiban di Partai Penentu
Kemenangan emosional Korea Selatan dipastikan lewat penampilan heroik pasangan ganda putri Baek Ha Na dan Kim Hye Jeong. Turun di partai keempat yang krusial, mereka sempat tertinggal di gim pertama sebelum akhirnya bangkit dan menumbangkan pasangan peringkat 4 dunia, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian, dengan skor 16-21, 21-10, dan 21-13 dalam durasi 85 menit.
Baek Ha Na mengungkapkan kunci keberhasilan mereka bukan sekadar teknik, melainkan kekuatan mental dan rasa saling percaya.
"Kami terus saling menyemangati dan menanamkan pola pikir bahwa kami pasti bisa melakukannya. Memenangkan Uber Cup sangatlah sulit, dan meraihnya dengan seluruh anggota tim yang memiliki satu hati dan satu pikiran sangatlah bermakna," ujar Baek, melansir dari media Malaysia, New Straits Times, Selasa (5/5/2026).
Kim Hye Jeong menambahkan perubahan strategi di gim kedua menjadi titik balik. Dengan mengandalkan reli-reli panjang yang menjadi ciri khas permainan mereka, mereka berhasil memegang kendali hingga gim ketiga berakhir.
Di sisi lain, Jia Yi Fan mengakui tekanan besar di ajang beregu kali ini cukup membebani performa mereka di momen-momen penentu.
2. Perlawanan Sengit Menuju Podium Juara
Langkah Korea Selatan menuju tangga juara diawali dengan sangat meyakinkan oleh tunggal putri nomor satu dunia, An Se Young. Tanpa kesulitan berarti, ia menuntaskan perlawanan Wang Zhi Yi dengan skor 21-10 dan 21-13.
Meski China sempat menyamakan kedudukan melalui ganda utama mereka, Liu Sheng Shu/Tan Ning, Korea kembali memimpin berkat kejutan besar dari Kim Ga Eun. Kim Ga Eun yang menempati peringkat 17 dunia tampil luar biasa saat menumbangkan pemain peringkat 4 dunia, Chen Yu Fei, dalam dua gim langsung 21-19 dan 21-15.
Kemenangan ini memberikan suntikan moral yang besar bagi tim sebelum Baek/Kim turun untuk mengunci gelar juara. Bagi An Se Young, ini adalah gelar Piala Uber keduanya setelah sukses serupa di Bangkok pada 2022 lalu.
Merayakan keberhasilan bersejarah ini, An Se Young menyebut seluruh anggota tim berencana mengadakan pesta perayaan di hotel mereka sebagai bentuk syukur atas kerja keras yang terbayar lunas di Denmark.










