2 Negara yang Sukses Kawinkan Piala Thomas dan Uber, Nomor 1 Penguasa Edisi 2024!

2 Negara yang Sukses Kawinkan Piala Thomas dan Uber, Nomor 1 Penguasa Edisi 2024!

Olahraga | okezone | Jum'at, 24 April 2026 - 19:57
share

ADA 2 negara yang telah sukses mengawinkan Piala Thomas dan Uber. Saking sulitnya, tak heran memang hanya dua nama saja yang berhasil melakukan prestasi tersebut dan keduanya merupakan negara dengan penghasil atlet bulu tangkis luar biasa.

Ya, menjuarai Piala Thomas dan Piala Uber dalam satu edisi yang sama, atau yang populer disebut mengawinkan gelar, merupakan pencapaian langka yang hanya bisa diraih oleh kekuatan besar bulu tangkis dunia.

Piala Thomas dan Uber sendiri merupakan turnamen beregu paling prestisius yang digelar setiap dua tahun sekali. Menjelang perhelatan edisi terbaru di Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei 2026 mendatang, sejarah mencatat hanya ada dua negara yang pernah mencicipi nikmatnya mengangkat kedua trofi tersebut secara bersamaan. Penasaran siapa saja?

Berikut 2 Negara yang Sukses Kawinkan Piala Thomas dan Uber:

1. China

China tercatat sebagai negara pertama sekaligus yang paling sering melakukan sapu bersih gelar juara. Keberhasilan perdana mereka terjadi pada tahun 1986 di Jakarta, saat tim putra dan putri China secara dramatis mengalahkan tuan rumah Indonesia dengan skor identik 3-2 di masing-masing final.

Hingga saat ini, China telah mengawinkan gelar sebanyak delapan kali. Selain pada 1986, mereka mengulangi kedigdayaan tersebut pada tahun 1988, 1990, 2004, 2006, 2012, dan yang terbaru adalah edisi 2024.

Pada edisi 2024, Skuad Thomas China menang 3-1 atas Indonesia, tim Uber China menumbang tim Merah Putih dengan skor 3-0. Prestasi ini mengukuhkan mereka sebagai raksasa yang sulit ditumbangkan di sektor putra maupun putri.

 

2. Indonesia

tim bulu tangkis putra indonesia di piala thomas 2024 foto pbsi

Skuad Merah Putih tak mau ketinggalan mengukir tinta emas. Indonesia berhasil mengawinkan gelar bergengsi ini sebanyak dua kali, yakni pada edisi 1994 dan 1996.

Pada tahun 1994, tim putri yang dipimpin legenda Susy Susanti menundukkan China 3-2, sementara tim putra menyikat Malaysia dengan skor telak 3-0.

Kejayaan tersebut berlanjut pada edisi 1996. Kala itu, tim Uber Indonesia kembali menghancurkan China 4-1 di partai puncak. Di sisi lain, tim Thomas yang diperkuat nama-nama besar seperti Hariyanto Arbi hingga duet Ricky/Rexy tampil sangat dominan dengan melibas Denmark 5-0 di final.

Topik Menarik