Komite Wasit PSSI Buka Data: Performa Naik, Tapi Masih Ada Kesalahan
JAKARTA, iNews.id – Kinerja wasit di kompetisi Super League dan Championship disebut meningkat berdasarkan evaluasi terbaru Komite Wasit PSSI.
Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, mengungkap tren positif tersebut terlihat jelas antara paruh pertama dan paruh kedua musim kompetisi.
Dia menjelaskan peningkatan itu merujuk pada data evaluasi internal. Tingkat akurasi keputusan di lapangan mengalami perbaikan meski masih ditemukan sejumlah kesalahan.
PSSI melalui Komite Wasit menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas perangkat pertandingan. Program pembinaan dan pengembangan akan terus dijalankan secara berkelanjutan.
“Saat ini kita bisa melihat adanya peningkatan, walaupun masih ada beberapa kesalahan. Itu sebabnya kami akan terus mendidik dan mendukung pengembangan wasit,” ujarnya kepada wartawan, termasuk iNews Media Group di GBK Arena, Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Tidak Ada Perlakuan Khusus
Memasuki fase akhir musim yang semakin krusial, PSSI memastikan tidak ada perlakuan khusus terhadap wasit di setiap pertandingan.
Ogawa menegaskan semua wasit tetap bekerja dengan standar yang sama, termasuk dalam laga penentuan hingga akhir musim.
Super League saat ini masih menyisakan enam pertandingan. Sementara Championship tinggal dua laga sebelum memasuki fase final dan play-off degradasi.
Dia menilai setiap pertandingan memiliki tingkat kepentingan yang sama sejak awal musim. Konsistensi kepemimpinan menjadi faktor utama dalam menjaga kualitas kompetisi.
“Pertandingan pertama juga penting, tidak ada bedanya dengan pertandingan di akhir musim,” katanya.
Fokus Tingkatkan Akurasi
Ogawa juga mendorong para wasit untuk terus meningkatkan performa di lapangan. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah penempatan posisi saat memimpin pertandingan.
Menurut dia, posisi yang tepat akan membantu wasit melihat insiden dengan lebih jelas. Hal ini diharapkan bisa meningkatkan ketepatan dalam mengambil keputusan.
PSSI terus berupaya menjaga kualitas kompetisi melalui peningkatan kinerja wasit. Evaluasi rutin dilakukan agar kesalahan dapat diminimalkan di setiap pertandingan.










