Chelsea Pecat Liam Rosenior, Ruang Ganti Memanas karena Satu Pemain Terabaikan

Chelsea Pecat Liam Rosenior, Ruang Ganti Memanas karena Satu Pemain Terabaikan

Olahraga | inews | Kamis, 23 April 2026 - 12:00
share

LONDON, iNews.id - Pemecatan Liam Rosenior oleh Chelsea mengungkap konflik internal yang memanas di ruang ganti.

Rosenior yang ditunjuk pada Januari untuk menggantikan Enzo Maresca harus angkat kaki setelah tim menelan lima kekalahan beruntun di Premier League tanpa mencetak gol.

Kekalahan 0-3 dari Brighton menjadi puncak krisis. Dalam laga tersebut, Chelsea bahkan tidak mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran. Hasil ini membuat posisi tim merosot ke peringkat ketujuh, terpaut tujuh poin dari zona Liga Champions.

Situasi semakin memburuk setelah Rosenior secara terbuka tidak sepakat dengan pandangan bek Trevoh Chalobah terkait kekalahan tersebut. Sikap itu disebut tidak diterima dengan baik oleh skuad.

Laporan internal yang diungkap media Inggris menyebut sejumlah pemain sudah kehilangan kepercayaan terhadap Rosenior. Beberapa pemain senior bahkan memilih diam dalam rapat tim, mencerminkan ketidakpuasan yang semakin dalam.

Pemain Muda Jadi Pemicu Ketegangan

Salah satu sumber masalah berasal dari keputusan Rosenior yang jarang memainkan Josh Acheampong. Minimnya menit bermain bek muda itu memicu kekecewaan di dalam tim.

Padahal, Acheampong sebelumnya cukup sering tampil saat masih dilatih Maresca. Namun di bawah Rosenior, dia hanya bermain total 12 menit selama periode lima kekalahan beruntun tersebut.

Selain itu, kebijakan rotasi kiper juga menuai kritik. Rosenior kerap mengganti antara Robert Sanchez dan Filip Jorgensen, yang dinilai mengganggu stabilitas tim.

Pihak klub akhirnya mengambil keputusan tegas dengan memecat Rosenior.

“Chelsea Football Club hari ini berpisah dengan pelatih kepala Liam Rosenior.”

“Atas nama semua orang di Chelsea FC, kami ingin menyampaikan terima kasih kepada Liam dan stafnya atas upaya mereka selama berada di klub.”

“Liam selalu menunjukkan integritas dan profesionalisme tinggi sejak ditunjuk di tengah musim.”

“Ini bukan keputusan yang diambil dengan mudah, namun hasil dan performa terakhir berada di bawah standar yang dibutuhkan dengan masih banyak hal yang dipertaruhkan musim ini. Semua pihak di Chelsea FC mendoakan yang terbaik untuk masa depan Liam.”

Klub juga menunjuk Calum McFarlane sebagai pelatih interim hingga akhir musim. Dia sebelumnya menangani tim U-21 dan kini kembali dipercaya memimpin tim utama.

Chelsea menegaskan tetap memburu tiket kompetisi Eropa dan melangkah sejauh mungkin di Piala FA. Sambil berjalan, manajemen akan mencari pelatih tetap untuk jangka panjang.

Di sisi lain, nama Andoni Iraola mulai dikaitkan dengan kursi pelatih. Dia dikabarkan telah dihubungi dan akan meninggalkan Bournemouth pada akhir musim setelah performa impresifnya.

Krisis ini menjadi alarm serius bagi Chelsea. Perubahan di kursi pelatih diharapkan bisa mengembalikan stabilitas tim sebelum musim benar-benar berakhir.

Topik Menarik