Fadly Alberto Ditinggal Sponsor usai Lepaskan Tendangan Kungfu

Fadly Alberto Ditinggal Sponsor usai Lepaskan Tendangan Kungfu

Olahraga | sindonews | Rabu, 22 April 2026 - 09:25
share

Kontroversi yang melibatkan Fadly Alberto Hengga berbuntut panjang. Pemain Bhayangkara FC U-20 itu dipastikan tidak masuk dalam skuad Timnas Indonesia U-19, sekaligus kehilangan dukungan sponsor usai aksinya yang viral.

Insiden terjadi dalam laga Elite Pro Academy (EPA) U-20 2025/2026 antara Bhayangkara FC U-20 melawan Dewa United U-20 di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4/2026). Dalam pertandingan tersebut, Dewa United U-20 menang 2-1, namun sorotan justru tertuju pada kericuhan selepas laga.

Ketegangan antarpemain memuncak hingga berujung insiden serius. Di tengah situasi panas, Fadly berlari dan melancarkan tendangan keras dari belakang yang mengenai kepala pemain lawan. Korban langsung terjatuh dan harus mendapat penanganan, sementara suasana sempat memanas sebelum akhirnya diredam.

Baca Juga: Fadly Alberto Minta Maaf Lepaskan Tendangan Kungfu: Saya Mencoreng Nama Timnas Indonesia

Video kejadian itu cepat menyebar di media sosial dan menuai reaksi luas dari publik.Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, memastikan tidak akan memanggil Fadly untuk ajang Piala AFF U-19 2026. Keputusan ini diambil sebagai bentuk sanksi atas tindakan yang dinilai tidak mencerminkan sportivitas.

“Saya tidak memanggil Alberto untuk Piala AFF U-19. Semoga menjadi efek jera. Apapun alasannya pasti tindakannya tidak dibenarkan,” ujar Nova.

Dampak lain juga datang dari sektor komersial. Merek perlengkapan olahraga Specs resmi menghentikan kerja sama dengan Fadly.

Berikut bunyi pernyataan dari Specs:

'Menyikapi video yang beredar terkait dengan salah satu atlet SPECS, kami sangat menyayangkan tindakan tersebut karena tidak sejalan dengan nilai sportivitas, integritas, dan rasa hormat. SPECS tidak mentoleransi tindakan yang bertentangan dengan prinsip fair play dalam bentuk apa pun.

Kami memutuskan untuk menangguhkan segala bentuk kerja sama dan kolaborasi yang sedang berjalan. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari komitmen kami untuk menjaga standar profesionalisme serta mendukung lingkungan olahraga yang aman dan sportif.

SPECS tetap berkomitmen mendukung perkembangan sepak bola Indonesia dan pembinaan atlet muda yang menjunjung tinggi nilai sportivitas dan fair play,' tulis @Specs_Indonesia.

Wonderkid yang Tersandung

Terlepas dari insiden tersebut, Fadly sebelumnya dikenal sebagai salah satu talenta muda menjanjikan. Lahir di Timika pada 22 Juni 2008, ia tumbuh di Bojonegoro dan mulai meniti karier dari SSB Sukorejo Putra.

Namanya mulai mencuri perhatian setelah bergabung dengan Bhayangkara FC kelompok usia dan dipanggil ke timnas kelompok umur. Ia bahkan masuk dalam radar talenta muda Asia dan tampil di Piala Dunia U-17 2025.

Salah satu momen pentingnya adalah saat mencetak gol kemenangan Indonesia atas Honduras di turnamen tersebut, yang menjadi kemenangan bersejarah bagi Garuda Muda.

Topik Menarik