PB Pencak Silat Minta Prabowo Subianto Jadi Ketum 6 Periode Beruntun
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) Bayu Syahjohan menyatakan mayoritas kepengurusan organisasi masih ingin Prabowo Subianto kembali memimpin sebagai Ketua Umum (Ketum). Prabowo dianggap berhasil memajukan seni bela diri pencak silat Indonesia.
Sebagaimana diketahui, Prabowo sudah lima periode memimpin PB IPSI periode 2003-2007, 2007-2011, 2011-2015, 2016-2020, 2021-2025. Di bawah kepemimpinan mantan Danjen Kopassus itu, pencak silat meraih sukses besar, seperti menyapu 14 medali emas pada Asian Games 2018.
Bayu Syahjohan belum bisa memastikan Prabowo Subianto akan kembali mencalonkan diri sebagai ketua umum atau tidak. Hal itu dikarenakan sosok itu sekarang punya tanggung jawab besar sebagai Presiden Republik Indonesia.
"Kami tidak tahu ya pada saatnya nanti tentunya beliau akan mengumumkan masih bersedia atau tidak, karena kan ada forum-forum kesediaan menjadi ketua umum kembali," kata Syahjohan dalam Pra Musyawarah Nasional (Munas/XVI) di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (10/4/2026).
"Kalau saya lihat, mayoritas masih menginginkan beliau, tapi kami harus bisa memaklumi kesibukan beliau sebagai RI 1. Secara pribadi termasuk saya sendiri ya masih menginginkan beliau karena Road to Olympic 2028, membutuhkan suara presiden yang bisa didengar di internasional begitu," tambahnya.Pra-munas itu dihadiri seluruh perwakilan pengurus PB IPSI dari 38 provinsi. Sementara itu, untuk munas akan berlangsung, Sabtu (11/4/2026).
Bayu Syahjohan menjelaskan dalam mekanisme calon pemilihan ketua umum periode berikutnya juga muncul beberapa nama. Akan tetapi, dia tidak bisa membocorkan nama-nama tersebut untuk saat ini.
"Saya kebetulan selain daripada SC (Steering Committee), saya Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan, ya. Alhamdulillah dari 38 provinsi dan dari perguruan-perguruan besar yang terdaftar sebagai anggota IPSI sudah memasukkan usulan," kata Bayu.
"Jadi, usulan nama-nama yang jelas ada di dalam usulan itu lebih dari satu nama. Jadi, calon pengganti atau calon Ketua IPSI yang baru. Akan tetapi, mohon maaf saya tidak bisa menyampaikan karena itu rahasia kami," tambahnya.










