GFC Series 2 Siap Guncang Indonesia, Duel Aziz vs KKajhe Jadi Pusat Perhatian
BALI, iNews.id - Garuda Fight Championship Series 2 siap mengguncang dunia combat sport Indonesia dengan deretan pertarungan panas yang digelar di Bali United Studio pada 27 Juni 2026.
Ajang ini menjadi kelanjutan dari kesuksesan seri pertama yang berhasil menarik perhatian besar dari penggemar sportainment. Promotor One Hundred Percent Production kembali menghadirkan event dengan skala lebih besar setelah berpengalaman lebih dari 17 tahun di industri hiburan.
Sorotan utama tertuju pada laga puncak yang mempertemukan Aziz Calim di sudut merah melawan KKajhe atau Jekson Karmela di sudut biru. Duel ini akan berlangsung dalam format Pro Boxing lima ronde di kelas Super Featherweight.
Tak hanya itu, kolaborasi dengan RCTI+ kembali berlanjut setelah sukses di seri pertama. Ade Rachman selaku Deputy COO RCTI+ menilai event ini membawa peningkatan signifikan dari berbagai aspek.
"Kesuksesan kolaborasi RCTI+ dan GFC sejak seri pertama di Oktober 2025 menjadi titik awal yang kuat. Di GFC Series 2, RCTI+ hadir dengan level yang lebih tinggi mulai dari matchmaking, produksi, hingga pengalaman streaming PPV untuk menghadirkan event fight yang menjadi benchmark baru di Indonesia.” ujar Ade Rachman.
Kesuksesan seri perdana bertajuk “For Revenge” pada 11 Oktober 2025 menjadi fondasi kuat. Event tersebut mampu menarik lebih dari 50 ribu penonton, baik secara langsung maupun melalui streaming eksklusif di RCTI+ SuperApp.
14 Pertarungan dan Tema “Clan KK vs Everyone”
Pada edisi kedua ini, total 14 pertarungan akan digelar, mulai dari kategori atlet profesional hingga influencer fight. Konsep ini memperkuat posisi GFC sebagai perpaduan sport dan entertainment yang menarik bagi pasar luas.
Tema besar “Clan KK vs Everyone” menjadi daya tarik utama. Konsep ini menghadirkan benturan gaya bertarung, karakter, dan identitas para petarung di dalam ring.
Clan KK dikenal dengan gaya agresif dan eksplosif. Nama-nama seperti KKajhe, Kkungke, dan KKcal identik dengan tekanan tinggi sejak ronde awal dan pendekatan menyerang tanpa kompromi.
Sebaliknya, kubu “Everyone” mengandalkan pendekatan lebih taktis. Dia fokus pada teknik, strategi, dan ketenangan dalam membaca situasi pertandingan untuk mengontrol jalannya laga.
Sejumlah pertarungan unggulan juga telah diumumkan. Selain main event Aziz vs KKajhe, ada co-main event Kkungke melawan Adhi di kelas Super Lightweight Pro Boxing.
Pertarungan lain seperti Ruben vs Sunan dalam format Pro Boxing delapan ronde serta Dwi vs Vicky di kategori Indostriking turut melengkapi fight card yang kompetitif.
GFC Series 2 diproyeksikan menjadi salah satu event combat sport paling menarik tahun ini. Dengan kombinasi pertarungan berkualitas dan konsep hiburan yang kuat, ajang ini berpotensi mengangkat standar industri pertarungan di Indonesia.
Line-Up Pertarungan Unggulan :
Main Event: Aziz vs KKajhe (Pro Boxing – Super Featherweight)
Co-Main Event: Kkungke vs Adhi (Super Lightweight – Pro Boxing)
Ruben vs Sunan (Pro Boxing – 8 Ronde)
Dwi vs Vicky (Indostricking)










