Timnas Italia Berpeluang Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Ini Penjelasannya
BAGHDAD, iNews.id – Timnas Italia disebut berpeluang menggantikan Iran di Piala Dunia 2026 jika negara tersebut benar-benar tidak ikut dalam turnamen tersebut. Pernyataan ini disampaikan oleh asisten pelatih Timnas Irak, Rene Meulensteen.
Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Turnamen tersebut akan menjadi edisi pertama dengan 48 tim peserta.
Iran sebenarnya sudah memastikan tempat di putaran final dan tergabung di Grup G. Mereka dijadwalkan menghadapi Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.
Namun situasi politik membuat partisipasi Iran dipertanyakan. Serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran memicu pernyataan keras dari pemerintah negara tersebut.
Menteri Olahraga Iran Ahmad Donyamali menyatakan negaranya tidak mungkin ikut Piala Dunia dalam kondisi saat ini.
“Dengan mempertimbangkan rezim korup ini telah membunuh pemimpin kami, dalam kondisi apa pun kami tidak dapat berpartisipasi di Piala Dunia. Anak-anak kami tidak aman dan secara mendasar tidak ada kondisi yang memungkinkan untuk ikut serta,” kata Ahmad Donyamali.
Dia juga menyinggung konflik yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.
“Mengingat tindakan jahat yang mereka lakukan terhadap Iran, mereka telah memaksakan dua perang kepada kami dalam delapan atau sembilan bulan terakhir dan telah membunuh ribuan rakyat kami. Karena itu kami tidak mungkin hadir dalam situasi seperti ini,” ujarnya.
Rene Meulensteen Sebut Italia Bisa Jadi Pengganti
Rene Meulensteen mengungkap kemungkinan skenario jika Iran tidak tampil di Piala Dunia 2026. Mantan asisten pelatih Manchester United tersebut menilai FIFA akan menentukan tim pengganti.
Menurut Meulensteen, Irak berpeluang mengambil tempat Iran karena menjadi tim dengan peringkat tertinggi di Asia setelah mereka.
“Melalui AFC, kami adalah tim dengan peringkat tertinggi. Jadi kami bisa mengambil tempat Iran,” kata Meulensteen kepada talkSPORT.
Dia juga menjelaskan kemungkinan perubahan jalur kualifikasi jika skenario tersebut terjadi.
“Uni Emirat Arab mungkin akan menggantikan kami untuk memainkan pertandingan melawan pemenang antara Suriname dan Bolivia,” ujarnya.
Skandal Gelap Inter Milan: Helenio Herrera Gunakan Kekerasan dan Obat Terlarang demi Kemenangan
Meulensteen juga menyebut ada spekulasi lain mengenai keputusan FIFA. Organisasi tersebut bisa saja memilih tim dengan peringkat FIFA tertinggi sebagai pengganti Iran.
Menurut dia, Italia menjadi kandidat yang sangat mungkin jika skenario tersebut dipilih.
“Ada juga rumor jika FIFA membuat keputusan akhir, mereka mungkin akan memilih tim dengan peringkat FIFA tertinggi untuk menggantikan Iran, yaitu Italia,” kata Meulensteen.
Italia sendiri belum tampil di Piala Dunia sejak edisi 2014. Tim berjuluk Azzurri itu gagal lolos ke turnamen 2018 dan 2022.
Saat ini Italia sedang menjalani jalur play-off kualifikasi zona Eropa. Mereka akan menghadapi Irlandia Utara, dan jika menang akan bertemu pemenang antara Wales atau Bosnia dan Herzegovina.
Sementara itu, Presiden FIFA Gianni Infantino sebelumnya menyatakan Iran tetap dipersilakan tampil di Piala Dunia 2026. Pernyataan tersebut muncul setelah dia bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
“Kami juga membahas situasi terkini di Iran dan fakta tim Iran telah lolos ke Piala Dunia 2026. Dalam diskusi itu Presiden Trump menegaskan tim Iran tentu saja dipersilakan untuk berkompetisi di turnamen tersebut di Amerika Serikat,” kata Infantino.










