Liverpool Tumbang di Istanbul, Arne Slot Sentil Wasit Usai Gol Dianulir VAR

Liverpool Tumbang di Istanbul, Arne Slot Sentil Wasit Usai Gol Dianulir VAR

Olahraga | inews | Rabu, 11 Maret 2026 - 06:09
share

ISTANBUL, iNews.id - Liverpool kalah 0-1 dari Galatasaray pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Istanbul, Rabu (11/3/2026) dini hari WIB. Pelatih The Reds, Arne Slot, langsung menyoroti kepemimpinan wasit serta peluang emas timnya yang gagal dimaksimalkan.

Gol tunggal Galatasaray tercipta sangat cepat. Mario Lemina mencetak gol melalui sundulan setelah memanfaatkan situasi sepak pojok yang gagal diantisipasi lini pertahanan Liverpool.

Gol tersebut menjadi penentu kemenangan tuan rumah dalam pertandingan yang berlangsung panas di Istanbul. Hasil ini juga mengulang skor saat kedua tim bertemu pada fase liga pada September lalu.

Galatasaray sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk memperlebar keunggulan. Namun Liverpool juga mendapatkan beberapa kesempatan penting untuk menyamakan kedudukan bahkan membalikkan keadaan sebelum leg kedua di Anfield pekan depan.

Pertandingan ini juga menjadi laga ke-100 Arne Slot sebagai pelatih Liverpool. Dia menilai timnya sebenarnya memulai pertandingan dengan sangat baik.

“Kami memulai pertandingan dengan sangat baik, bahkan lebih baik dibanding tiga bulan lalu,” ujar Slot dikutip dari Independent.

Dia menilai Liverpool memiliki beberapa peluang besar pada awal pertandingan. Salah satu peluang terbaik datang dari Florian Wirtz yang gagal memaksimalkan kesempatan di depan gawang.

“Kami memiliki tiga atau empat momen besar. Momen terbesar ketika Florian (Wirtz) mendapatkan peluang hampir di depan gawang kosong, tetapi dia tidak bisa menyelesaikan bola itu,” ucapnya.

Slot menilai Galatasaray tampil sangat efektif setiap kali mendapat peluang. Dia menganggap timnya perlu belajar dari cara lawan memaksimalkan kesempatan.

“Kami tidak mampu mencetak gol dan seperti terakhir kali, dengan serangan pertama mereka menghasilkan sepak pojok dan Anda harus memberi kredit pada cara mereka bermain seolah itu kesempatan terakhir dalam hidup mereka," tuturnya.

“Itu pasti sesuatu yang bisa kami pelajari. Kami kadang mendapatkan peluang dan terlihat seperti kami berpikir masih akan mendapatkan 10 peluang lagi," ujarnya.

Gol Dianulir VAR dan Kritik ke Wasit

Liverpool sebenarnya sempat mencetak gol melalui Ibrahima Konate pada babak kedua. Namun gol tersebut dianulir oleh VAR yang dipimpin Guillermo Cuadra Fernandez setelah dianggap terjadi handball saat situasi sepak pojok.

Keputusan tersebut menambah kekecewaan Slot. Dia menilai banyak keputusan pertandingan justru merugikan timnya saat bermain di Istanbul.

“Saya tidak berpikir mungkin begitu banyak hal bisa melawan kami seperti yang terjadi saat kami bermain di Galatasaray," kata dia.

Slot juga berharap situasi berbeda terjadi pada leg kedua di Anfield. Dia merasa atmosfer kandang bisa memberikan kondisi pertandingan yang lebih normal.

“Saya pikir semuanya akan lebih normal saat kami bermain di kandang," tuturnya.

Slot juga menyinggung keputusan wasit Jesus Gil Manzano selama pertandingan. Dia merasa sejumlah keputusan terasa tidak konsisten.

“Jika benar gol itu dianulir, yang sulit dinilai karena saya mendengar banyak pendapat berbeda, itu memang tidak sepenuhnya jelas, tetapi anggap saja keputusan itu benar," kata dia.

“Namun saya lebih frustrasi karena setiap tendangan bebas dan sepak pojok yang kami ambil, jika hanya melihat pemain Galatasaray saja wasit langsung memberi tendangan bebas untuk mereka. Lalu sangat mengejutkan ketika dalam insiden lain saat mereka melakukan pelanggaran, wasit justru menerima hal itu sepenuhnya.”

Meski demikian, Slot mengakui keputusan tersebut tetap harus diterima. Dia menilai dalam keseluruhan 90 menit pertandingan, hasil seperti ini bukan hal yang sepenuhnya mengejutkan.

Topik Menarik