IBF Cabut Status Perbutan Juara Dunia Jelang Duel Jai Opetaia vs Brandon Glanton
Duel kelas penjelajah antara Jai Opetaia dan Brandon Glanton diwarnai kontroversi menjelang pertandingan. Organisasi tinju International Boxing Federation (IBF) secara mengejutkan mencabut status perebutan gelar dunia dari laga tersebut, meski sebelumnya sudah memberikan persetujuan.
Pertarungan ini dijadwalkan berlangsung 12 ronde dalam ajang Zuffa Boxing 04 yang digelar di UFC Apex dan disiarkan melalui Paramount+.Meski gelar IBF tidak lagi dipertaruhkan, Opetaia tetap menepati janjinya untuk mengikuti pemeriksaan berat badan pada hari kedua sesuai aturan rehidrasi IBF.
Petinju Australia yang belum terkalahkan itu mencatat berat 210,6 pound, masih jauh di bawah batas maksimal 214 pound yang ditetapkan untuk laga perebutan gelar kelas cruiserweight.
Baca juga: 10 Pertarungan Tinju Paling Laris dalam Sejarah, Mayweather Tak Tertandingi
Petinju berusia 29 tahun dengan rekor 29 kemenangan tanpa kalah (23 KO) itu sebenarnya masih berstatus juara IBF. Namun dengan dicabutnya sanksi organisasi tersebut, Opetaia berpotensi kehilangan sabuk juaranya bahkan sebelum naik ring.Menurut aturan IBF, seorang juara yang bertanding dalam laga yang tidak disetujui organisasi bisa langsung kehilangan gelarnya. Artinya, sabuk juara dapat dinyatakan kosong terlepas dari hasil pertandingan.
Situasi ini muncul karena pertarungan tersebut juga melibatkan gelar baru yang dibuat oleh promotor, yakni sabuk Zuffa Boxing. IBF sebelumnya menyetujui duel ini setelah kubu Opetaia meyakinkan bahwa sabuk tersebut hanya bersifat simbolis, bukan bagian dari unifikasi gelar.
Namun dalam perkembangannya, promotor tampak mempromosikan sabuk itu sebagai gelar penting, yang memicu ketegangan antara pihak promosi dan badan sanksi.
Bahkan dilaporkan bahwa pihak promotor sudah membayar biaya sanksi kepada IBF lebih dari 85 ribu dolar AS agar sabuk IBF tetap dipertaruhkan dalam laga ini.
Rinciannya antara lain: 45.000 dolar AS dari 3 persen bayaran Opetaia yang dilaporkan mencapai 1,5 juta dolar. Kemudian 6.000 dolar AS dari 3 persen bayaran Glanton sebesar 200 ribu dolar, 22.000 dolar AS biaya promotor, dan 2.300 dolar AS untuk pengawas pertandingan IBF
Namun setelah keputusan pencabutan sanksi diumumkan, pengawas IBF yang sudah diterbangkan ke Las Vegas bahkan diminta meninggalkan acara tersebut.Di tengah tarik-menarik politik antara promotor dan badan tinju dunia ini, laga Opetaia vs Glanton tetap akan berlangsung. Hanya saja kini duel tersebut tidak lagi mempertaruhkan sabuk juara IBF.
Situasi ini menjadi babak baru dalam konflik antara promotor modern seperti Zuffa Boxing dan organisasi tinju tradisional yang selama puluhan tahun mengatur gelar dunia di olahraga tersebut.










