Messi Temui Donald Trump di Gedung Putih saat Dunia Memanas
Bintang sepak bola dunia Lionel Messi bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump di White House. Pertemuan itu terjadi di tengah situasi geopolitik yang sedang memanas, saat Washington baru saja memberikan pembaruan terkait serangan bersama AS dan Israel terhadap Iran.
Messi datang bersama skuad Inter Miami CF untuk merayakan keberhasilan klub menjuarai Major League Soccer (MLS) musim lalu. Gelar tersebut menjadi yang pertama bagi klub asal Florida itu sejak berdiri.
Undangan ke Gedung Putih diberikan kepada tim sebelum mereka menghadapi D.C. United dalam pertandingan MLS di Washington akhir pekan ini.
View this post on InstagramDalam acara tersebut, Messi dan rekan-rekannya berdiri di atas panggung saat Trump menyampaikan sambutan kepada media. Presiden AS itu juga sempat menyinggung situasi internasional, termasuk perkembangan operasi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Trump bahkan bercerita bahwa putranya sangat antusias mengetahui Messi akan hadir.
“Anak saya berkata, ‘Ayah, tahu siapa yang datang hari ini?’ Saya bilang tidak, karena banyak hal yang harus saya urus. Lalu dia bilang, ‘Messi!’ Dia penggemar besar Anda,” ujar Trump.Baca Juga: 4 Skenario Timnas Iran di Piala Dunia FIFA 2026: Tampil Tidak Maksimal, Boikot, hingga Diganti Tim Lain
Messi, yang kini berusia 38 tahun, memperpanjang kontraknya bersama Inter Miami hingga 2028 pada Oktober lalu. Ikon Argentina itu terus menunjukkan performa luar biasa di MLS.
Mantan pemain FC Barcelona dan Paris Saint-Germain tersebut juga mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang meraih penghargaan MVP MLS dalam dua musim berturut-turut.
Trump memuji pencapaian karier Messi yang kini telah mengoleksi 47 trofi.
“Leo (Messi) meraih trofi ke-47 dalam kariernya yang luar biasa, terbanyak sepanjang masa,” kata Trump.Ia juga sempat membandingkan Messi dengan legenda Brasil Pelé.
“Saya pernah menonton Pelé bermain. Saya mungkin tidak seharusnya mengatakan ini karena saya sudah tua, tapi mungkin Anda lebih hebat dari Pelé. Meski Pelé juga sangat luar biasa,” ujarnya.
Kehadiran Messi di Gedung Putih pun menjadi sorotan, karena terjadi di saat perhatian dunia sedang tertuju pada eskalasi konflik di Timur Tengah. Namun di tengah ketegangan global itu, momen pertemuan antara ikon sepak bola dan pemimpin negara adidaya tersebut tetap menjadi sorotan.










