Pedro Acosta Girang Bisa 2 Kali Asapi Marc Marquez di MotoGP Thailand 2026
BURIRAM – Pedro Acosta girang setelah dua kali mampu mengasapi Marc Marquez di MotoGP Thailand 2026. Strategi pembalap tim Red Bull KTM itu juga berjalan baik sepanjang akhir pekan.
Acosta menjadi bintang pada seri perdana MotoGP 2026 tersebut. Ia sukses memenangi Sprint Race dan finis kedua pada balapan utama di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand, akhir pekan lalu.
1. Mendahului Marc Marquez
Dalam dua balapan itu, Acosta mampu mengasapi Marquez. Keduanya beberapa kali saling menyalip sehingga menciptakan tontonan yang seru.
Rasa puas terpancar di wajah Acosta yang bisa membuat Marquez kewalahan. Ia menilai aksinya menyalip The Baby Alien saat balapan utama, jadi yang terfavorit sepanjang akhir pekan.
Kisah Haru Janice Tjen Resmi Jadi Petenis Indonesia Kedua yang Raih Peringkat Top 50 Dunia
“Saya pikir (aksi menyalip) Marc hari ini (Minggu 1 Maret 2026) juga keren karena saya bisa benar-benar mendahuluinya, sesuatu yang tak bisa saya lakukan kemarin (di Sprint Race),” papar Acota, dinukil dari Motosan, Selasa (3/3/2026).
“Kami harus senang karena berhasil menjaga ban, yang mana itu adalah bencana buat saya tahun lalu. Manajemen kami di pit juga lebih baik. Kami tak perlu banyak menghabiskan waktu di pit dalam setiap sesi,” tukas El Tiburon de Mazarron.
2. Tetap Tenang
Soal strateginya di kedua balapan, Acosta mengaku hanya berusaha meminimalisir kesalahan. Ia sadar melaju di atas kerb bisa menghancurkan lomba seperti yang dialami Marquez yang pecah ban di putaran ke-21 dari 26, saat bertarung dengannya.
“Saya berusaha tidak melakukan kesalahan-kesalahan karena kerb bisa menghancurkan Anda. Jadi, kami hanya harus terus melaju bahkan ketika hal-hal berjalan tidak sesuai keinginan,” aku Acosta.
“Rencana saya adalah menyalip seseorang di lap pertama tapi saya malah disalip. Jadi, kami harus tetap tenang. Karena, jika saya terburu-buru seperti di balapan-balapan sebelumnya, saya tidak akan melaju jauh,” tandasnya.
Berkat ketenangan itu, Acosta mengumpulkan poin terbanyak dari Thailand dengan total 32 angka. Ia memimpin klasemen dengan keunggulan tujuh poin dari Marco Bezzecchi di posisi dua, yang memenangi balapan utama.










