Presiden Inter Milan Panas! Sebut Juventus dan Chiellini Lebay
MILAN, iNews.id - Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, menegaskan Alessandro Bastoni mendapat sorotan media berlebihan. Dia juga menyerang Juventus serta direktur baru mereka, Giorgio Chiellini, terkait kontroversi pertandingan akhir pekan lalu.
Marotta menilai kartu merah Pierre Kalulu saat laga Inter-Juventus pada Sabtu penuh kontroversi, dan berbicara pada wartawan sebelum pertemuan Lega Serie A, Senin, menjelaskan posisi klubnya.
“Saya hadir karena kami berjuang melawan eksposur media berlebihan, sebuah penghinaan publik terhadap Bastoni yang melampaui fakta sebenarnya. Pemuda yang merupakan aset timnas ini, tidak adil jika partisipasinya dipertanyakan,” kata Marotta, dilansir Calciomercato.com.
Dia menambahkan, kesalahan seperti itu wajar dan terjadi sejak lama.
“Siapa yang tidak membuat kesalahan? Sejak 1950-an, ada pemain terkenal dengan tindakan seperti ini. Ini peristiwa biasa, bukan luar biasa. Salah, tapi juga karena kondisi lain, seperti lengan yang terlalu lebar,” lanjutnya.
Indonesia Masters 2026: Siap Berikan yang Terbaik, Fajar/Fikri Harap Pendukung Penuhi Istora Senayan
Marotta mengingat kembali kesalahan wasit yang pernah menguntungkan Juventus dan membuat mereka lolos ke Liga Champions.
“Musim lalu, kami kalah Scudetto hanya satu poin, ada kesalahan yang dikonfirmasi di Inter-Roma, tapi kami tidak protes. Musim ini, Inter hanya bereaksi sekali, setelah Napoli-Inter, ketika penalti diberikan dan kemudian dianggap tidak adil," tuturnya.
Presiden Inter menegaskan reaksi Juventus terlalu berlebihan.
“Kalau bicara soal simulasi, saya ingat Juventus-Inter 2021. Penalti tetap diberikan meski Cuadrado jelas melakukan simulasi dengan Calvarese sebagai wasit. Kemudian wasit dan badan teknis mengonfirmasi itu simulasi nyata, dan dengan kemenangan itu Juventus lolos Liga Champions," kata dia.
Dia juga menyoroti Chiellini, direktur Juventus yang kritis terhadap keputusan wasit.
“Kita perlu diskusi luas dan tenang, memperketat hukuman disiplin, terutama finansial. Bastoni jelas melanggar prinsip fair play. Repressi bukan pendekatan saya, tapi pencegahan lewat dialog sangat mungkin. Sering ada kurangnya pemahaman aturan, terutama oleh pemain.”
Marotta menyatakan tidak terkesan dengan klaim Chiellini dan menutup komentarnya dengan tegas.
“Saya menyapanya di San Siro, tapi itu yang bisa saya lakukan karena dia mantan pemain saya. Sekarang dia direktur muda dan kurang pengalaman, saya tidak berani memberi saran,” kata Marotta.









