PSSI Beri Sinyal Kurniawan Dwi Yulianto Latih Timnas Indonesia U-17
JAKARTA, iNews.id - Kurniawan Dwi Yulianto masuk radar kuat sebagai calon pelatih Timnas Indonesia U-17 menyusul promosi Nova Arianto ke kursi pelatih Timnas Indonesia U-20. Isyarat ini muncul langsung dari jajaran elite PSSI.
Anggota Exco PSSI Arya Sinulingga mengakui peluang tersebut terbuka. Dia menyebut struktur kepelatihan Timnas Indonesia kelompok usia sedang dalam fase penyesuaian setelah Nova naik level.
Saat ini Nova masih mendampingi Timnas Indonesia U-17, sementara Kurniawan bertugas sebagai asisten pelatih. Situasi ini membuat peluang promosi Kurniawan dinilai semakin realistis dalam waktu dekat.
Menunggu Keputusan Resmi Exco PSSI
Arya menegaskan belum ada keputusan final soal posisi pelatih kepala Timnas Indonesia U-17. Dia menyampaikan seluruh proses akan dibahas secara kolektif dalam rapat Exco PSSI.
"Kami tunggu dulu ini ya. Kami selalu tergantung ini lho. Kan kami cukup mendengarkan juga yang (pendapatan) Coach Nova. Ya, kami dengarkan beliau juga, usulannya siapa," ucap Arya di Jakarta, kemarin.
Usulan tersebut, lanjut Arya, akan dibawa ke forum tertinggi pengambilan keputusan di federasi. Semua nama calon pelatih akan dipertimbangkan secara menyeluruh.
"Nanti usulan tersebut juga akan masuk ke (rapat) Exco. Nanti kita tunggu aja dari Exco," tambahnya.
Meski belum diputuskan, Arya tidak menutup peluang Kurniawan naik jabatan. Dia menilai rekam jejak Kurniawan cukup kuat untuk menangani Timnas Indonesia U-17.
"Saya lihat kemarin Kurniawan udah masuk situ ya. Dari segi pengalaman saya rasa Kurniawan juga oke ya. Di Como 1907 pernah (asisten pelatih)," katanya.
Saat ini Nova dan Kurniawan masih bersama mendampingi Timnas Indonesia U-17 dalam rangkaian uji coba internasional. Tim muda Indonesia sedang menjalani dua laga melawan China.
Pada pertandingan pertama, Timnas Indonesia U-17 harus mengakui keunggulan China dengan skor 0-7 di Stadion Indomilk Arena, Minggu (8/2/2026).
Kedua tim dijadwalkan kembali bertemu pada laga kedua yang tetap digelar di Stadion Indomilk Arena, Rabu (11/2/2026). Laga ini sekaligus menjadi panggung evaluasi bagi jajaran pelatih sebelum PSSI mengambil keputusan besar.










