Mengerikan! 456 Kantong Jenazah Ditemukan Dekat Stadion Piala Dunia 2026

Mengerikan! 456 Kantong Jenazah Ditemukan Dekat Stadion Piala Dunia 2026

Olahraga | inews | Kamis, 8 Januari 2026 - 20:00
share

JALISCO, iNews.id – Kekhawatiran membayangi Piala Dunia 2026 setelah 456 kantong berisi jenazah ditemukan di sekitar Akron Stadium, Meksiko. Stadion ini akan menjadi tuan rumah empat laga fase grup, termasuk pertandingan kedua tim nasional Meksiko.

Penemuan ini terungkap saat pembangunan perumahan baru di wilayah Las Agujas.

“Kami kini mencapai sekitar 456 kantong, kurang lebih, dan semua ini berada di dekat Akron Stadium, stadion yang akan menggelar laga Piala Dunia. Sayangnya, menyedihkan bahwa Piala Dunia akan diadakan di sini sementara begitu banyak kejahatan terjadi," kata seorang anggota kolektif pencarian lokal, José Raúl Servin García dikutip dari Sport Bible, Kamis (8/1/2026).

Las Agujas menjadi titik terdampak paling parah dengan 290 kantong jenazah ditemukan, hanya 20 kilometer dari stadion. Penemuan serupa juga terjadi di Zapopan (kurang dari 10 km) dan Tlaquepaque (sekitar 20 km), memperkuat kekhawatiran soal keselamatan wilayah penyelenggara.

Para kolektif pencarian menegaskan keterlibatan kelompok kriminal, termasuk Jalisco New Generation Cartel, salah satu kartel paling berkuasa di Meksiko. Kartel ini telah ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh Presiden Donald Trump dan dianggap oleh firma analisis geopolitik Stratfor sebagai “kartel paling agresif” di negara tersebut.

Sejak 2022, penemuan jenazah ini menambah daftar panjang kasus hilangnya warga. Jalisco tercatat sebagai provinsi dengan angka hilangnya orang terbanyak di Meksiko, menempati peringkat teratas dalam jumlah kejahatan secara keseluruhan. Komisi Pencarian Nasional Meksiko melaporkan 7.376 orang hilang di Jalisco antara 2009–2018, dan 9.593 orang hilang antara 2018–2021.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan serius soal kesiapan provinsi untuk menjadi tuan rumah pertandingan Piala Dunia hanya enam bulan lagi. Sebelumnya, ribuan warga Meksiko turun ke jalan menuntut perhatian terhadap lebih dari 130.000 orang hilang di seluruh negeri, sebagian besar sejak perang melawan narkoba diluncurkan oleh mantan Presiden Felipe Calderon.

Pemerintah setempat telah merespons dengan meningkatkan keamanan, termasuk 3.000 kamera pengawas tambahan, kendaraan lapis baja, detektor logam, dan penempatan pasukan Garda Nasional. Namun, isu keamanan tetap menjadi sorotan internasional menjelang turnamen.

Dengan sejarah panjang hilangnya orang dan tingkat kejahatan tinggi, Jalisco menghadapi tekanan besar untuk membuktikan keamanan bagi atlet, suporter, dan wisatawan yang akan hadir di Piala Dunia 2026. Penemuan 456 kantong jenazah menambah ketegangan dan keraguan atas citra provinsi sebagai penyelenggara turnamen olahraga terbesar dunia.

Topik Menarik