Alejandro Garnacho Sindir Ruben Amorim usai Pemecatan Sadis di Manchester United
MANCHESTER, iNews.id – Pemain sayap Chelsea, Alejandro Garnacho, tampak memberikan sindiran halus terhadap Ruben Amorim setelah pelatih asal Portugal itu resmi dipecat Manchester United.
Amorim, 40 tahun, kehilangan posisinya pada Senin (5 Januari 2026), kurang dari 24 jam setelah Setan Merah bermain imbang 1-1 melawan Leeds United di Elland Road.
Pemecatan ini terjadi setelah pelatih tersebut beberapa pekan terakhir terlihat frustrasi dengan berbagai aspek klub dan menyatakan ingin disebut “manajer”, bukan “pelatih”.
Laporan dari The Athletic menyebut keputusan pemecatan dibuat oleh tim pimpinan klub, termasuk CEO Omar Berrada dan direktur sepak bola Jason Wilcox, menyusul “kerusakan hubungan” antara mereka dan Amorim.
Dalam pernyataan resmi, MU menyampaikan terima kasih atas kontribusi Amorim, tetapi menegaskan bahwa pemecatan merupakan keputusan yang diambil dengan berat hati.
United kini berada di peringkat keenam Liga Premier setelah 20 pertandingan. Sementara itu, Oliver Glasner dari Crystal Palace muncul sebagai kandidat utama pengganti Amorim, sedangkan Darren Fletcher akan mengambil alih sementara menjelang laga melawan Burnley pada Rabu (7 Januari).
Meski tidak ada pemain United yang bersuara, Garnacho tampaknya memberikan sinyal sindiran melalui media sosial. Pemain internasional Argentina itu menyukai unggahan jurnalis Fabrizio Romano, yang mengonfirmasi pemecatan Amorim.
Tindakan ini langsung memicu reaksi para penggemar di media sosial.
Seorang fans menulis: “Sangat picik!”
Yang lain menambahkan: “Garnacho masih berada di posisi yang sama di klub yang berbeda. Duduk di bangku cadangan menonton timnya bermain. Dia juga akan memiliki manajer baru, yang mungkin tidak menginginkannya. Sangat mudah untuk melakukan apa yang dia lakukan.”
Seorang penggemar lain menyoroti: “Alejandro Garnacho berada di level kepahitan, kepicikan, dan kelakuan buruk yang berbeda. Saya berdoa agar kedua orang ini bertemu lagi di dunia sepak bola. Akan menjadi tontonan yang luar biasa.”
Ketegangan antara Garnacho dan Amorim bukan hal baru. Selama masa kerja sama mereka di United, Garnacho kerap dikesampingkan dari pertandingan penting, termasuk final Liga Europa 2024/25.
Bintang muda Argentina itu akhirnya pindah ke Chelsea.










