Dianggap Reinkarnasi Casey Stoner, Toprak Razgatlioglu Bakal Buat MotoGP 2026 Makin Sengit

Dianggap Reinkarnasi Casey Stoner, Toprak Razgatlioglu Bakal Buat MotoGP 2026 Makin Sengit

Olahraga | okezone | Minggu, 4 Januari 2026 - 00:01
share

KEHADIRAN jawara World Superbike (WSBK), Toprak Razgatlioglu, di grid MotoGP 2026 bersama Pramac Yamaha memicu antusiasme tinggi di kalangan pengamat balap. Meski belum melakoni balapan pertamanya di kelas premier, pembalap asal Turki tersebut sudah mendapatkan label istimewa sebagai reinkarnasi dari legenda balap, Casey Stoner.

Razgatlioglu merapat ke Pramac Yamaha dengan menggantikan Miguel Oliveira dan akan bertandem dengan Jack Miller. Dia datang ke kelas para raja dengan modal bagus, yakni dua musim beruntun menjuarai WSBK.

Performa gemilang Razgatlioglu pun mencuri perhatian manajer Danilo Petrucci, Alberto Vergani. Dia menilai pembalap asal Turki tersebut memiliki bakat luar biasa dan bisa menjadi ancaman di MotoGP 2026.

1. Kecerdasan Balap Alami sang Debutan

“Dia (Razgatlioglu) benar-benar paham apa yang akan dihadapinya, kesulitan yang akan ditemui, serta bagaimana cara mengatasinya, berkat kecerdasan balap yang ia miliki,” kata Vergani, dikutip dari Crash, Sabtu (3/1/2026).

Pembalap WSBK, Toprak Razgatlioglu. (Foto: Instagram/tr_tr54)

“Seperti yang juga dikatakan Marco Melandri, Toprak dianugerahi bakat luar biasa, bakat yang diberikan langsung oleh alam,” tambahnya.

Vergani kemudian menjelaskan bahwa Razgatlioglu mengingatkannya pada juara MotoGP 2007 dan 2011, Casey Stoner. Sampai-sampai, dia menyebut pembalap berusia 29 tahun itu sebagai ‘Stoner 2’.

 

2. Mentalitas Fokus Tanpa Mengeluh

“Casey Stoner pernah berkata kepada saya: ketika Anda memiliki satu motor, fokuslah sepenuhnya pada motor itu dan bagaimana cara menungganginya sebaik mungkin, karena saat Anda mulai melihat motor lain, Anda akan kehilangan energi,” sambung Razgatlioglu.

Toprak Razgatlioglu

“Di situlah Toprak berada. Ia berkata kepada saya di Valencia: musim ini saya sempat keluar lintasan karena masalah sasis [di BMW]. Namun begitu saya berhenti mengeluh dan hanya fokus pada cara membalap serta apa yang bisa saya lakukan dengan BMW, masalah saya pun teratasi,” lanjutnya.

“Mendengar kata-kata itu darinya mengingatkan saya pada Casey. Bagi saya, Razgatlioglu adalah Stoner 2,” pungkas Vergani.

Topik Menarik