Terkesan dengan Rivalitas Pelatih Korea di Piala AFF 2022, Media Korsel: Seperti Kejuaraan Antar Tiga Kerajaan

Terkesan dengan Rivalitas Pelatih Korea di Piala AFF 2022, Media Korsel: Seperti Kejuaraan Antar Tiga Kerajaan

Olahraga | BuddyKu | Selasa, 27 Desember 2022 - 11:11
share

MEDIA Korea Selatan (Korsel) ikut memantau ajang Piala AFF 2022 . Padahal Tim Nasional (Timnas) Korea Selatan tak bermain di ajang itu, namun mereka tetap mengikuti Piala AFF 2022 karena ada tiga pelatih asal negara mereka yang bermain di kompetisi tersebut.

Siapa lagi kalau bukan Park Hang-seo (Timnas Vietnam), Kim Pan-gon (Timnas Malaysia) dan Shin Tae-yong (Timnas Indonesia). Bahkan dalam koran lokal mengibaratkan ajang ini bagai kejuaraan dari tiga kerajaan.

alam laporan yang dirangkum laman Soha.vn, media-media Korea sepakat bahwa Asia Tenggara merupakan pasar yang cukup menarik bagi Jepang dan Korea. Selama bertahun-tahun, sepak bola dan ekonomi Korea mendapat banyak manfaat dari Asia Tenggara.

Selain itu Liga Korea (K-League) telah berulang kali merekrut pemain Asia Tenggara dan mencapai hasil pemasaran yang melampaui ekspektasi. Oleh karena itu, mereka benar-benar memiliki banyak alasan untuk tertarik menonton Piala AFF.

Shin Tae-yong

"Lebih menarik lagi bahwa para pelatih Korea akan memimpin 3 dari 10 tim yang berpartisipasi dalam turnamen tahun ini. Hebatnya 3 tim itu merupakan kelompok elit di Asia Tenggara. Sehingga 3/4 tim dipimpin oleh pelatih kami (kecuali Thailand), tulis Sunday Newspaper yang terfokus pada ahli strategi Korea yang bekerja di Asia Tenggara, Selasa (27/12/2022).

Lebih lanjut media itu memaparkan efek kehadiran ketiga pelatih untuk prestasi dan popularitas masing-masing tim. Mulai dari Park Hang-seo yang sudah menangani Vietnam sejak 2017.

Dengan 1 kejuaraan, 2 medali emas di SEA Games, mencapai perempat final Piala Asia, memasuki babak kualifikasi final Piala Dunia, Tuan Park dianggap sebagai pelatih terbaik dalam sejarah sepak bola Vietnam, tulis media Korea lainnya.

Kemudian soal popularitas Shin Tae-yong yang terus meningkat sejak melatih Indonesia pada 2019 lalu. Tak ketinggalan, prestasi Kim Pan-gon yang bergabung Malaysia di awal 2022 ini.

Sementara itu, dengan raihan juara kedua Piala AFF kali lalu, akun media sosial pelatih Shin sudah mencapai 1,3 juta pengikut. Jumlah ini lebih banyak dari gabungan Lee Kang-in dan Hwang Hee-chan, dua bintang besar sepak bola Korea. Setiap posting Mr Shin menerima setidaknya 1.000 komentar, lanjut media tersebut.

Dengan Mr Kim, tim Malaysia memenangkan hak untuk menghadiri Piala Asia 2023. Ini adalah pencapaian bersejarah, mereka membutuhkan waktu 15 tahun untuk melakukannya. Tapi ingat pada 2007, Malaysia mendapat tiket ke final hanya berkat slot tuan rumah, imbuh media tersebut.

Kim Pan-gon (FAM)

Tak hanya itu, media tersebut juga menyoroti bagaimana budaya disiplin yang dikenalkan para pelatih ke tim asuhannya. Mulai dari Park Hang-seo yang mengatur pola makan para pemainnya, hingga prinsip Shin Tae-yong yang membuat pemain tidak nyaman di awal masa jabatannya.

Dengan disiplin, kecerdasan taktis, tiga pelatih Korea membawa ekspektasi. Tujuan dari ketiga tim yang dipimpin oleh pelatih Korea adalah untuk menang. Malaysia bersama dengan Vietnam dan Indonesia dianggap sebagai calon juara. Dan itu adalah kesempatan bagi orang-orang untuk menantikan pertempuran tiga kerajaan di Piala AFF tahun ini, tutup media tersebut.

Topik Menarik