Dukung Upaya Pemadaman Karhutla Indonesia, Australia Kerahkan Tanker Udara hingga Tim Spesialis

Dukung Upaya Pemadaman Karhutla Indonesia, Australia Kerahkan Tanker Udara hingga Tim Spesialis

Terkini | okezone | Kamis, 5 November 2026 - 18:04
share

JAKARTA – Australia memberikan dukungan terhadap upaya Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengerahkan kemampuan spesialis pemadaman kebakaran dari udara. Pengerahan ini dilakukan menyusul asesmen teknis bersama Indonesia dan Australia yang dipimpin oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Dukungan dari Australia ini di antaranya berupa pesawat C-130 Large Air Tanker milik NSW Rural Fire Service Australia, beserta satu pesawat pengarah Cessna Citation, dan tim beranggotakan 20 orang ahli pemadaman kebakaran udara. Large Air Tanker memiliki kapasitas menyalurkan 15.000 liter air dalam setiap sorti, atau lebih dari 100.000 liter per hari.

Tim tersebut akan bekerja sama dengan pihak Indonesia dalam menangani kebakaran hutan yang masih berlangsung di Kalimantan Timur.

“Australia dan Indonesia adalah tetangga dekat sekaligus sahabat yang telah lama menjalin hubungan erat. Indonesia mendampingi Australia saat kebakaran hutan yang besar pada 2020, dan kami mengenang dukungan tersebut dengan rasa terima kasih yang mendalam. Seperti yang disampaikan Presiden Prabowo, tetangga yang baik saling membantu di masa-masa sulit,” kata Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, dalam keterangan media, Kamis (5/11/2026).

Bantuan ini sekaligus merupakan bentuk persahabatan dan semangat gotong royong antara kedua negara. Pada 2020, Indonesia mendukung masyarakat Australia saat terjadi kebakaran hutan dahsyat dengan mengerahkan personel BNPB dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Operation Bushfire Assist.

“Australia dan Indonesia merupakan mitra lama dalam hal pengelolaan risiko bencana, sebagaimana ditunjukkan melalui pengerahan ini. Kami berharap dapat terus menjalin kerja sama yang erat di masa mendatang,” ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Kristomei Sianturi.

Topik Menarik