Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi di Daerah, Pembiayaan UMKM Harus Diperkuat
JAKARTA - Pembiayaan produktif untuk memperkuat pelindungan terhadap aktivitas ekonomi di daerah, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) harus diperkuat.
Hal ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama penjaminan suretyship dan asuransi umum antara PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) dengan Pemerintah Daerah Sarolangun.
Direktur Utama Askrindo, R. Mahelan Prabantarikso mengatakan kerja sama ini dirancang untuk menyokong ketahanan struktur ekonomi daerah khusus Sarolangun, Jambi.
"Kerja sama merupakan wujud nyata kehadiran kami dalam menyediakan mitigasi risiko yang adaptif bagi sektor riil daerah. Dengan dukungan proteksi pada infrastruktur, pembiayaan dan UMKM, kami optimis mampu menjaga keberlanjutan roda perekonomian serta memberikan kepastian iklim usaha di Sarolangun," ujar Mahelan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/11/2026).
Sesuai Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sarolangun yakni sebesar 4,78.
Kerja sama ini menjadi langkah krusial dalam merespons tren positif perkembangan wilayah Kabupaten Sarolangun yang mencatatkan pertumbuhan signifikan sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data BPS, struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah Sarolangun didominasi oleh sektor-sektor penopang utama, seperti sektor pertambangan dan penggalian, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan (khususnya komoditas kelapa sawit dan karet), serta sektor konstruksi dan perdagangan.
Integrasi proteksi asuransi umum Askrindo akan difokuskan untuk memperkuat daya saing dan resiliensi sektor-sektor strategis seperti UMKM, pertanian, Konstruksi dan perdagangan.
Dengan proteksi dan kemudahan akses penjaminan kredit bagi para petani komoditas unggulan dan pelaku usaha mikro diharapkan agar lebih berdaya saing dan tahan terhadap fluktuasi modal.
Ke depan, Askrindo dan Pemkab Sarolangun berkomitmen untuk terus mengeksplorasi perluasan lini produk asuransi penjaminan dan proteksi aset daerah lainnya.
"Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem investasi yang aman, kondusif dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sarolangun," tutup Mahelan.










