Bernardo Tavares Pasang Badan Usai Persebaya Dipermalukan Kendal Tornado FC, Siap Hadapi Persija

Bernardo Tavares Pasang Badan Usai Persebaya Dipermalukan Kendal Tornado FC, Siap Hadapi Persija

Terkini | okezone | Kamis, 5 November 2026 - 15:30
share

SURABAYA - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, pasang badan usai tim asuhannya dipermalukan Kendal Tornado FC. Tavares mengatakan, ada banyak hal yang harus dievaluasi dari kekalahan tersebut.

1. Gagal Manfaatkan Peluang

Persebaya Surabaya kalah tipis 2-3 dari Kendal Tornado FC pada laga pertama Grup G I.League Cup 2026-2027. Pertandingan itu berlangsung di Stadion Sriwedari, Surakarta, Jawa Tengah pada Selasa (3/11/2026).

Dalam pertandingan itu, Persebaya sebenarnya mampu mendominasi. Namun, klub berjuluk Bajul Ijo itu tak mampu memanfaatkan sejumlah peluang yang tercipta.

Persebaya Surabaya (Foto: Instagram/officialpersebaya)

Tavares mengatakan Kendal Tornado FC bermain efektif sepanjang pertandingan tersebut. Di sisi lain, pelatih asal Portugal itu juga mengakui bahwa Persebaya bermain kurang efisien.

"Mereka mampu memanfaatkan peluang dengan lebih baik. Dalam sepak bola, penguasaan bola dan jumlah tembakan tidak selalu menjamin kemenangan. Kami harus lebih efektif ketika mendapatkan kesempatan," kata Tavares dikutip dari laman resmi Persebaya Surabaya, Kamis (5/11/2026). 

"Kami melakukan beberapa kesalahan, terutama ketika kehilangan bola saat transisi. Ada umpan yang tidak berjalan dengan baik dan situasi tersebut bisa dimanfaatkan lawan untuk menyerang," ucapnya.

 

2. Bernardo Tavares Pasang Badan

Tavares menambahkan, sejumlah kesalahan ini harus dievaluasi penuh untuk pertandingan berikutnya. Apalagi, Bajul Ijo akan bertandang ke markas Persija Jakarta pada pekan kesembilan Super League 2026-2027.

Laga tersebut akan digelar di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta pada Sabtu (7/11/2026). Tavares menegaskan bertanggung jawab atas kekalahan dari Kendal Tornado FC.

"Hal-hal seperti ini harus kami evaluasi karena pada level kompetisi seperti ini, kesalahan kecil bisa berujung fatal. Terkait hasil ini, saya bertanggung jawab sepenuhnya sebagai pelatih. Kekalahan ini menjadi tanggung jawab saya," tuturnya.

Topik Menarik