Media Vietnam Panik, Indonesia Melejit di Ranking AFC Berkat Persib Bandung dan Borneo FC
KABAR mengejutkan datang dari daftar perolehan poin musiman (single season/Men's Club Competitions MA Points) kompetisi antarklub AFC musim 2026-2027. Performa impresif para wakil Tanah Air, yakni Persib Bandung dan Borneo FC, di kancah antarklub Asia membuat posisi Indonesia meroket tajam dan memicu kekhawatiran di media-media Vietnam, seperti halnya The Thao 247.
Berdasarkan data terbaru, Indonesia secara sensasional sukses menempati peringkat keempat di Asia dalam kategori perolehan poin musiman (single season) dengan raihan 8.500 poin. Capaian gemilang ini bahkan sukses mengungguli sejumlah negara kuat langganan papan atas seperti China, Korea Selatan, hingga Thailand.
Lonjakan drastis perolehan poin musiman tersebut tidak lepas dari penampilan gemilang klub-klub wakil Indonesia di kancah internasional. Kiprah luar biasa Persib Bandung di ajang AFC Champions League (ACL) 2 serta perjuangan keras Borneo FC di AFC Challenge League menjadi motor utama pengumpul poin bagi Indonesia.
Salah satu momen krusial yang turut mendongkrak posisi Merah Putih adalah kemenangan penting Persib Bandung 2-1 atas wakil Australia, Melbourne Victory di matchday keempat Grup E AFC Champions League 2 2026-2027 pada Rabu 4 November 2026. Tambahan poin signifikan ini membuka peluang lebar bagi Indonesia untuk menambah kuota slot kompetisi Asia di musim mendatang jika tren positif tersebut terus terjaga.
1. Kontras dengan Vietnam
Di sisi lain, situasi kontras justru harus dialami oleh sepak bola Vietnam yang kini tengah disorot tajam oleh media lokal mereka. Penurunan performa para wakil V-League pada matchday keempat kompetisi AFC membuat perolehan poin mereka merosot drastis.
Klub kepolisian CAHN hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat menghadapi wakil Jepang, Kyoto Sanga, sementara The Cong Viettel harus takluk dengan skor telak 0-3 di tangan juara bertahan asal Korea Selatan, FC Seoul. Rentetan hasil kurang memuaskan ini membuat Vietnam tertahan dengan 5.133 poin dan harus rela turun ke peringkat ke-17 Asia.
Posisi sepak bola Vietnam semakin terpuruk setelah mereka disalip oleh Thailand yang berada di peringkat ke-16 dengan koleksi 5,167 poin. Tidak hanya itu, kejutan turut dihadirkan oleh klub-klub Kamboja yang sukses meraup 6,333 poin dan menempati peringkat ke-10 Asia, sekaligus meninggalkan jauh perolehan poin Vietnam pekan ini.
Menurut laporan dari The Thao 247, kondisi pelik ini langsung memicu kepanikan dan alarm darurat bagi publik sepak bola Vietnam. Peringkat koefisien AFC sendiri memegang peranan vital sebagai acuan mutlak bagi AFC dalam mendistribusikan jatah tiket kompetisi antarklub elite di musim-musim berikutnya.
2. Tantangan ke Depan
Berdasarkan akumulasi keseluruhan koefisien jangka panjang (overall ranking), Indonesia kini berada di peringkat ke-16 Asia atau posisi kesembilan di Zona Timur AFC dengan total 32.309 poin, kian mendekati posisi negara-negara Asia Tenggara lainnya.
Meskipun secara akumulasi historis Vietnam masih berupaya mempertahankan posisi kompetitifnya di kawasan regional, tren penurunan poin musiman ini menjadi peringatan keras. Para wakil V-League dituntut untuk segera bangkit dan memaksimalkan sisa laga jika tidak ingin tertinggal semakin jauh dari tetangga-tetangganya di Asia Tenggara.










