MotoGP Geram Yamaha Mundur dari GP Qatar 2026, Ancam Jatuhkan Hukuman Berat

MotoGP Geram Yamaha Mundur dari GP Qatar 2026, Ancam Jatuhkan Hukuman Berat

Olahraga | okezone | Senin, 2 November 2026 - 14:11
share

MOTOGP Sports and Entertainment Group (MSEG) geram dengan keputusan Yamaha mundur dari seri Qatar 2026. Mereka langsung mengingatkan adanya konsekuensi berat yang akan ditanggung jika ada yang mengikuti jejak pabrikan asal Jepang itu.

Yamaha Motor Racing yang menaungi tim pabrikan Monster Energy Yamaha dan tim satelit Pramac Racing, memutuskan mundur dari MotoGP Qatar 2026. Pilihan itu diambil sesuai dengan kebijakan umum dari perusahaan yang sejalan dengan peringatan dari Pemerintah Jepang.

Umbrella Girl tim Monster Energy Yamaha di MotoGP Qatar 2025 (Foto: Yamaha MotoGP)

“Yamaha telah memberitahu MotoGP Group tentang keputusan untuk tidak berpartisipasi di MotoGP Qatar 2026. Yamaha masih berkomitmen penuh ke MotoGP dan tidak sabar untuk kembali pada MotoGP Portugal,” bunyi pernyataan resmi tersebut, dikutip Senin (2/11/2026).

1. Kecewa

Keputusan Yamaha untuk mundur dari MotoGP Qatar 2026 itu disambut negatif oleh MSEG atau Dorna Sports. Mereka kecewa dengan pilihan tersebut meski paham semua diambil berdasarkan kebijakan perusahaan induk.

“MotoGP merasa kecewa dengan keputusan Yamaha untuk tidak berpartisipasi dalam Grand Prix Qatar,” bunyi pernyataan resmi MSEG, dilansir dari Crash, Senin (2/11/2026).

“Meskipun kami memahami tim tersebut terikat oleh kebijakan korporat yang lebih luas yang membatasi perjalanan ke Timur Tengah, kami berpendapat keputusan ini tidak mencerminkan jaminan menyeluruh yang telah diberikan kepada seluruh pemangku kepentingan kejuaraan,” sambungnya.

 

2. Konsekuensi

Marc Marquez bersaing dengan Francesco Bagnaia di MotoGP Qatar 2025 (Foto: Instagram/@ducati)

Lebih lanjut, MSEG menyadari ada potensi langkah Yamaha itu diikuti oleh pabrikan lain bahkan oleh pembalap. Mereka mengancam bagi yang ingin mundur dari GP Qatar 2026, ada konsekuensi berat yang menanti.

“Selain implikasi kontraktual terkait perjanjian Yamaha dengan MotoGP dan IRTA, ketidakhadiran Yamaha juga membawa implikasi dari sisi olahraga; konsekuensi apa pun yang muncul akan ditangani oleh FIM sesuai dengan regulasi kejuaraan,” tegas MSEG.

Ancaman MSEG tidak main-main. Menurut kabar yang beredar di paddock, pembalap yang sengaja mundur dari MotoGP Qatar 2026, tidak akan diizinkan turun balapan di dua seri terakhir yakni seri Portugal dan Valencia (Spanyol)!

Di luar empat pembalap Yamaha, ada sejumlah nama yang mungkin absen. Alex Marquez mengonfirmasi akan menjalani operasi bahu pekan ini. Lalu, penyakit Joan Mir kambuh saat MotoGP Malaysia 2026 sehingga diprediksi tidak akan tampil di Qatar.

Topik Menarik