Jay Idzes Tak Main, Aquilani Akui Pertahanan Sassuolo Rapuh saat Dibantai Lazio 2-6

Jay Idzes Tak Main, Aquilani Akui Pertahanan Sassuolo Rapuh saat Dibantai Lazio 2-6

Terkini | okezone | Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:58
share

JAKARTA - Sassuolo menderita kekalahan telak 2-6 dari Lazio pada pekan kesembilan Liga Italia 2026-2027. Pelatih Sassuolo, Alberto Aquilani, mengakui rapuhnya pertahanan klub berjuluk Neroverdi tersebut. 

1. Sassuolo Dibantai Lazio

Sassuolo menjamu Lazio di Stadion Mapei pada Rabu (28/10/2026) dini hari WIB. Bermain di kandang sendiri, Sassuolo langsung kebobolan pada menit kedua melalui gol yang dicetak Kenneth Taylor. Gol bunuh diri Josip Sutalo sempat membuat keadaan imbang 1-1 pada menit ketujuh. 

Namun, lini pertahanan Sassuolo tampak begitu rapuh. Gustav Isaksen membuat tim tamu kembali unggul pada menit ke-13. Selang 3 menit kemudian, giliran Romano Floriani yang membobol gawang Stefano Turati. Ini artinya, dalam waktu 16 menit, gawang Sassuolo bobol 3 kali. 

Jay Idzes

Keadaan menjadi semakin buruk bagi tuan rumah setelah Kristian Thorstvedt diganjar kartu merah pada menit ke-31. Gol dari Sebastiano Esposito memperkecil kedudukan menjadi 2-3 pada menit ke-43. Namun, Mattia Zaccagni membuat Lazio kembali menjauh lewat golnya pada menit ke-45+1. Skor 2-4 menutup babak pertama. 

Pada babak kedua, tim asuhan Gennaro Gattuso nyaman mengendalikan permainan karena unggul jumlah pemain. Lazio kemudian berhasil menciptakan dua gol lagi lewat Tijjani Noslin pada menit ke-55 dan 65. Pertandingan pun berakhir 2-6. 

2. Pertahanan Rapuh

Pada pertandingan itu, Alberto Aquilani tampak tidak ingin mengambil risiko dengan menurunkan Jay Idzes yang baru pulih dari cedera. Kapten Timnas Indonesia tersebut duduk di bench. Selain itu, bek tengah lainnya Fedde Leysen juga absen. 

"Bisa jadi mental, taktis, individual, atau kolektif. Kami kehilangan dua pemain kunci," ujar Aquilani setelah pertandingan, dikutip dari Sassuolo news. 

"Tetapi jika saya datang ke sini mencari alasan-alasan seperti itu, saya akan menjadi orang yang picik, dan Anda tidak akan pernah mendengar saya mengatakan hal-hal seperti itu, terlepas dari absennya dua pemain kunci," tuturnya. 

 

Ia menyoroti rapuhnya pertahanan Sassuolo. Aquilani pun mengaku bertanggung jawab akan hal tersebut. 

"​​Kami kurang memiliki sikap untuk bertahan dengan tekad, dan kami menanggung akibatnya. Kami kebobolan tiga gol dari tiga tembakan pertama kami, dan itu tidak baik. Kami sudah mengatakannya selama berminggu-minggu, dan kami harus berubah; sayalah yang bertanggung jawab," ujarnya. 

Dengan hasil ini, Sassuolo masih tertahan di posisi 14 klasemen sementara dengan 8 poin dari 9 pertandingan. Namun, Sassuolo tengah dalam tren negatif. Semenjak absennya Jay Idzes, Sassuolo belum pernah menang dalam 5 laga terakhir. Bahkan, keempat laga di antaranya berakhir dengan kekalahan. 

Sementara itu, Lazio kini berada di posisi puncak klasemen sementara Liga Italia 2026-2027. Lazio mengemas 25 poin dari 9 laga. Inter Milan berada di urutan berikutnya dengan mengumpulkan 22 poin dari 8 pertandingan. 
 

Topik Menarik