Isu Team Orders Aprilia Memanas di MotoGP Australia 2026, Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez Buka Suara

Isu Team Orders Aprilia Memanas di MotoGP Australia 2026, Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez Buka Suara

Olahraga | okezone | Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:56
share

KABAR mengenai rumor penerapan team orders di internal Aprilia jelang MotoGP Australia 2026 mendadak menjadi perbincangan hangat di paddock Sirkuit Phillip Island. Dua pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez, secara tegas menepis anggapan pertemuan antarpembalap RS-GP membahas instruksi tim untuk memuluskan jalan Jorge Martin menjadi juara dunia MotoGP 2026.

Pihak pabrikan asal Italia tersebut sebenarnya telah menegaskan strategi team orders tidak akan diterapkan selama para pembalapnya belum tertutup secara matematis dari perebutan gelar juara dunia. Fernandez menjadi satu-satunya rider Aprilia yang berpotensi kehilangan peluang matematis tersebut setelah balapan utama nanti.

Perdebatan mengenai taktik tim ini sejatinya sudah merebak sejak seri sebelumnya di GP Mandalika. Pada balapan tersebut, Aprilia tampil sangat dominan namun gagal memanfaatkan momentum secara maksimal untuk memperlebar jarak poin antara sang pemimpin klasemen, Jorge Martin, dari kejaran rider Ducati Lenovo, Marc Marquez.

Rangkaian hasil kurang maksimal di Indonesia diawali ketika Bezzecchi dan Fernandez bersenggolan di Tikungan 1 saat sesi Sprint. Martin yang sempat memimpin balapan akhirnya menyerahkan posisinya akibat kendala tekanan ban, sebelum melakukan kesalahan menjelang akhir balapan yang melemparnya ke posisi keempat.

Marco Bezzecchi dan Jorge Martin bersaing di MotoGP 2026 (Foto: Instagram/@aprilia)

1. Potensi Team Orders

Aprilia memang berhasil bangkit dengan menyapu bersih posisi empat besar pada balapan utama hari Minggu di Mandalika. Namun, Martin hanya mampu menyentuh garis finis di urutan ketiga, berada di belakang Bezzecchi yang keluar sebagai pemenang dan Fernandez di posisi kedua.

Hasil tersebut membuat Martin meninggalkan Indonesia tanpa penambahan keunggulan poin atas Marquez, dengan jarak yang tetap bertahan di angka dua poin. Situasi ini memicu kritik karena Fernandez yang membalap dengan kondisi jari patah serta tertinggal lebih dari 100 poin dinilai seharusnya menyerahkan posisi kedua kepada Martin.

Ketika dikonfirmasi mengenai spekulasi pembahasan team orders dalam pertemuan empat pebalap Aprilia di Phillip Island, Bezzecchi menegaskan bahwa agenda tersebut hanyalah diskusi rutin.

"Tidak, maksud saya, itu hanya pertemuan biasa," ujar Bezzecchi, dikutip dari Crash, Kamis (22/10/2026).

 

2. Fokus Hadapi Phillip Island

Bezzecchi menambahkan koordinasi antara tim pabrikan Aprilia dan tim satelit Trackhouse merupakan hal biasa untuk mengevaluasi berbagai situasi di lintasan. Fernandez bahkan berseloroh mengenai pertemuan tersebut saat menanggapi pernyataan rekannya.

“Kami selalu bekerja sama dengan tim Trackhouse. Aprilia selalu bekerja dengan mereka, dan peran mereka selalu sangat penting bagi kami. Jadi sangat wajar jika sesekali kami memiliki kesempatan untuk berkumpul, berbincang sedikit, dan mendiskusikan berbagai situasi. Jadi, untuk saat ini, hanya sebatas itu saja,” tutur Bezzecchi.

Raul Fernandez. (Foto: Instagram/raulfernandez_25)

"Itu bukan pertemuan, itu cuma minum kopi bersama, kan?!" yang kemudian ditimpali Bezzecchi, "Ya, minum kopi. Dua atau tiga cangkir kopi!"

Musim lalu, Bezzecchi dan Fernandez masing-masing sukses mengamankan kemenangan di Phillip Island saat Martin dan Marquez absen akibat cedera. Menghadapi balapan pekan ini, motor RS-GP kembali dijagokan menjadi yang tercepat, meskipun prakiraan cuaca buruk berupa hujan berpotensi mengacak hasil akhir di lintasan.

Topik Menarik