Manajemen Persib Bandung Terima Kunjungan Delegasi Kamerun, Ini yang Dibahas!
MANAJEMEN Persib Bandung menerima kunjungan delegasi Kamerun di Graha Persib, Bandung, Jawa Barat pada Senin 19 Oktober 2026. Pertemuan tersebut membahas pertukaran pandangan mengenai pembinaan pemain muda, pengembangan talenta sepakbola, serta peluang kolaborasi pada masa mendatang.
Delegasi Kamerun yang hadir terdiri dari Megang Nguelayi Caroline Christiane selaku CEO Mind Thrust Consulting, Dele Gael Severin sebagai Partner in Indonesia Mind Thrust Consulting, serta Patrick Andela Ongodo Charly yang menjabat Vice President sekaligus Founding Member ACDDS. Rombongan juga dihadiri Massop Miriam Larissa selaku President ACDDS, Tsa Ondoua Gabriel Marie sebagai Vice President sekaligus Founding Member ACDDS, serta Tchouta Serge Bertin.
1. Delegasi Kamerun Disambut Petinggi PT PBB
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026: Waktunya Balas Dendam!
Kedatangan delegasi tersebut disambut Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Adhitia Putra Herawan, bersama sejumlah perwakilan manajemen klub. Mereka yang turut hadir adalah VP Commercial Budi Ulia, Head of Communications Adhi Pratama, Head of Brand and Community Giovitano, Technical Liaison Manager Aun Rahman, serta Sporting Secretary Mayang Alya.
Pertemuan berlangsung dalam suasana diskusi untuk saling mengenal dan memahami pendekatan masing-masing pihak dalam mengembangkan sepakbola. Adhitia menyambut positif kunjungan tersebut karena dinilai dapat memperluas wawasan Persib Bandung mengenai perkembangan sepakbola, khususnya dalam pembinaan pemain dan pengembangan talenta.
"Kami menyambut baik kunjungan delegasi Kamerun ke Persib. Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk saling bertukar pandangan dan memperluas wawasan mengenai perkembangan sepakbola, khususnya dalam pembinaan pemain dan pengembangan talenta,” kata Adhitia, Okezone mengutip dari laman resmi Persib Bandung, Senin 19 Oktober 2026.
Adhitia menegaskan, pengembangan sepakbola membutuhkan proses pembelajaran berkelanjutan dan keterbukaan terhadap berbagai perspektif. Menurut dia, pertukaran gagasan dengan pihak lain menjadi salah satu kesempatan bagi klub untuk terus meningkatkan kualitas.
“Bagi Persib, pengembangan sepa bola merupakan proses yang membutuhkan pembelajaran berkelanjutan, keterbukaan terhadap berbagai perspektif, serta komitmen untuk terus meningkatkan kualitas. Kami melihat diskusi seperti ini sebagai kesempatan untuk saling mengenal dan memahami potensi yang ada, tanpa harus terburu-buru mengambil kesimpulan," jelas Adhitia.
2. Harap Beri Manfaat untuk Kedua Tim
Ia berharap pertemuan tersebut memberikan manfaat bagi kedua pihak dan memperkaya sudut pandang dalam melihat peluang pengembangan sepakbola. Adhitia juga menilai diskusi semacam ini dapat menjadi ruang untuk memahami potensi yang bisa dikembangkan pada masa mendatang.
"Kami berharap pertemuan ini dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak, sekaligus memperkaya perspektif kami dalam melihat berbagai peluang pengembangan sepak bola ke depan," tambah Adhitia.
Meski membahas sejumlah peluang, pertemuan Persib dengan delegasi Kamerun tersebut masih berada pada tahap diskusi awal. Hingga pertemuan berlangsung, belum ada kesepakatan kerja sama yang dihasilkan oleh kedua pihak.
Sebagai bentuk apresiasi atas kunjungan tersebut, Persib Bandung menyerahkan cinderamata berupa jersei kepada para delegasi Kamerun. Kunjungan ini juga menjadi kesempatan bagi Persib Bandung untuk bertukar gagasan dengan berbagai pihak dari luar negeri dalam mempelajari pendekatan pengembangan sepakbola.










