BSU Rp900.000 Belum Cair, Awas Jangan Asal Klik Link!
JAKARTA – Bantuan Subsidi Upah (BSU) Rp900.000 kepada 13,3 juta pekerja belum dicairkan. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta masyarakat mewaspadai tautan yang beredar dan mengatasnamakan program BSU 2026.
“Saat ini laman BSU belum dapat diakses. Mohon tunggu pengumuman resminya, ya,” tulis Kemnaker, Senin (19/10/2026).
Kemnaker juga mengingatkan pekerja agar tidak sembarangan mengeklik tautan yang menawarkan layanan pengecekan BSU 2026, terutama jika meminta pengguna memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) melalui situs yang tidak jelas sumbernya.
“Awas! Jangan buru-buru klik,” tegas Kemnaker.
Untuk memastikan kebenaran informasi mengenai BSU, pekerja diminta memantau kanal komunikasi resmi Kemnaker dan mengunjungi situs bsu.kemnaker.go.id. Namun, Kemnaker menegaskan bahwa laman tersebut saat ini belum dapat diakses.
“Ketik alamat situs di browser. Jangan asal membuka tautan dari pesan yang diteruskan orang lain,” tulis Kemnaker.
Kemnaker mengimbau masyarakat untuk menunggu pengumuman resmi terkait informasi dan penyaluran BSU. Pekerja juga diminta mengikuti akun media sosial serta kanal resmi Kemnaker agar tidak ketinggalan informasi terbaru.
“Pantau terus akun media sosial dan kanal resmi Kemnaker biar enggak ketinggalan update-nya,” tulis Kemnaker.










