Kategori Asian Pop di Grammy Awards Jadi Polemik: BLACKPINK, BTS hingga Stray Kids Tak Masuk Kategori

Kategori Asian Pop di Grammy Awards Jadi Polemik: BLACKPINK, BTS hingga Stray Kids Tak Masuk Kategori

Seleb | okezone | Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:01
share

JAKARTA - Grammy Awards 2027 akan memiliki kategori baru, Best Asian Pop Music Performance. Namun, sejumlah nama besar K-pop justru dipastikan tidak akan bersaing dalam kategori tersebut.

BLACKPINK, BTS, dan Stray Kids menjadi tiga grup yang mencuri perhatian. Ketiganya sama-sama tidak masuk dalam persaingan kategori Asian Pop meski dengan alasan yang berbeda.

BTS sebelumnya sudah menyatakan tidak akan mengirimkan karya untuk dipertimbangkan di Grammy Awards 2027. Keputusan itu muncul setelah Recording Academy memperkenalkan kategori baru tersebut.

BTS menyampaikan harapan agar musik bisa didengar dan dicintai sebagai musik, tanpa dibedakan berdasarkan wilayah atau bahasa. Keputusan tersebut kemudian dipandang sebagai bentuk penolakan terhadap pengelompokan musik Asia ke dalam kategori khusus. 

Stray Kids kemudian mengikuti langkah BTS. Grup tersebut juga memutuskan tidak mengirimkan musik mereka untuk Grammy Awards 2027.

Sementara itu, kasus BLACKPINK berbeda. Grup yang beranggotakan Jisoo, Jennie, Rose, dan Lisa itu tidak memenuhi persyaratan untuk kategori Asian Pop berdasarkan lagu-lagu yang masuk periode kelayakan Grammy tahun ini.

Aturan Grammy menyebutkan bahwa karya yang masuk kategori Best Asian Pop Music Performance harus menggunakan satu atau lebih bahasa Asia secara bermakna. Lagu yang seluruhnya menggunakan bahasa Inggris tidak memenuhi syarat. 

Padahal, album DEADLINE milik BLACKPINK yang dirilis pada Februari 2026 berisi lima lagu. Empat di antaranya menggunakan bahasa Inggris sepenuhnya, sementara satu lagu, JUMP, sudah dirilis lebih awal pada Juli 2025 dan sebelumnya telah masuk dalam periode Grammy sebelumnya.

Karena itu, tidak ada lagu BLACKPINK dari periode kelayakan tahun ini yang bisa diajukan ke kategori Asian Pop. Hal serupa juga berlaku untuk sejumlah karya solo para member yang tidak memenuhi persyaratan bahasa atau periode perilisan. 

Kategori baru ini sendiri dibuat Grammy untuk memberikan penghargaan terhadap karya pop dari pasar Asia, termasuk K-pop, J-pop, dan C-pop. Namun, aturan tersebut tidak menentukan kelayakan berdasarkan kewarganegaraan atau etnis penyanyi, melainkan berdasarkan karakter musik dan penggunaan bahasa Asia dalam karya. 

Adanya kategori baru itu juga sempat menuai perdebatan. BTS menjadi nama besar pertama yang secara terbuka menyatakan tidak akan ikut mengirimkan karya, kemudian disusul Stray Kids.

Recording Academy kemudian tetap mempertahankan kategori tersebut untuk Grammy Awards ke-69 setelah melakukan diskusi dengan sejumlah pihak dari komunitas musik Asia. CEO Recording Academy Harvey Mason Jr. mengatakan pihaknya mendapat beragam pandangan, termasuk dari mereka yang tidak mendukung kategori tersebut, tetapi secara keseluruhan dukungan untuk mempertahankannya dinilai lebih kuat. 

Dengan BTS dan Stray Kids memilih tidak ikut serta, sementara BLACKPINK tidak memenuhi syarat, persaingan untuk menjadi pemenang pertama kategori Best Asian Pop Music Performance kini justru semakin terbuka bagi artis Asia lainnya.
 

Topik Menarik