Kenakan Prada Bali, Meydiana Laviola Reinnamah Jadi Flag Bearer Indonesia di Closing Ceremony Asian Games 2026

Kenakan Prada Bali, Meydiana Laviola Reinnamah Jadi Flag Bearer Indonesia di Closing Ceremony Asian Games 2026

Olahraga | okezone | Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:15
share

NAGOYA - Meydiana Laviola Reinnamah terpilih sebagai pembawa bendera atau flag bearer Kontingen Indonesia di Closing Ceremony Asian Games 2026. Ia tampil cantik dengan mengenakan Prada Bali.

Atlet tenis itu tampil mengenakan kebaya merah berbahan sutra yang mengangkat keindahan budaya Bali. Itu merupakan karya desainer kenamaan Indonesia Ghea Panggabean yang berkolaborasi dengan Ghea Fashion Studio, Sarinah Indonesia, Mills, dan Tim Indonesia.

“Bagi saya, busana ini bukan sekadar pakaian untuk sebuah seremoni. Ada cerita Indonesia di dalamnya. Prada Bali, Songket Bali, teknik para perajin, semuanya kami hadirkan untuk menunjukkan kekayaan budaya kita adalah bagian dari identitas dan kebanggaan Indonesia,” ujar Ghea, Minggu (4/10/2026).

1. Representasi

Pemilihan Prada Bali untuk busana Flag Bearer juga menjadi representasi bagaimana warisan budaya Indonesia dapat hadir dalam panggung internasional. Tentunya itu dengan interpretasi yang tetap relevan dan modern.

“Saya ingin ketika Meydiana membawa Merah Putih, yang terlihat bukan hanya seorang atlet yang membawa bendera, tetapi juga sosok perempuan Indonesia yang membawa budaya dan kebanggaan bangsanya,” tambah Ghea.

2. Jadi Kenangan

Sementara itu, Meydiana mengatakan membawa Merah Putih sebagai Flag Bearer menjadi bagian istimewa dari perjalanan seorang atlet di Asian Games. Hal itu pun akan dirinya kenang tentunya.

"Tentu sangat bangga bisa menjadi wakil Indonesia yang membawa Merah Putih di penutupan Asian Games 2026. Sangat bangga bisa menggunakan baju Bali dan memperkenalkannya ke dunia," kata Meydiana. 

"Semoga kesempatan ini bisa menambah motivasi saya untuk bisa memberikan yang terbaik buat Indonesia kedepannya," tambahnya.

Kebaya itu menjadi perpaduan antara identitas perempuan Indonesia dan kekayaan budaya Nusantara. Motif khas Prada Bali diterapkan menggunakan teknik hand-screen printing berwarna emas khas Ghea, kemudian diperkaya dengan bordir benang emas yang terinspirasi dari ornamen dan motif Kain Prada Bali.

 

Busana Meydiana dipadukan dengan sarung Tenun Songket Bali berwarna putih, menghadirkan interpretasi warna Merah Putih dalam keseluruhan penampilannya. Perpaduan tersebut sekaligus menggambarkan sosok perempuan Indonesia yang membawa bendera sekaligus membawa identitas dan kebanggaan bangsa di panggung Asia.

Detail busana dilengkapi ikat pinggang yang terinspirasi dari ikat pinggang antik Bali. Elemen tersebut diterjemahkan kembali melalui teknik hand-screen printing emas, bordir emas, dan aplikasi beads.

3. Busana

Tidak hanya Meydiana, sejumlah atlet dan official Tim Indonesia juga ambil bagian dalam defile Closing Ceremony Asian Games 2026. Total 52 atlet dan ofisial dari lima cabang olahraga akan mengikuti defile.

Para atlet dan ofisial lainnya mengenakan busana closing defile berupa tracksuit putih dengan motif Limar Palembang karya Ghea. Motif khas tenun Palembang, Sumatera Selatan, tersebut diterjemahkan melalui permainan tone-on-tone dan gradasi, kemudian dipadukan dengan motif Limar berwarna merah.

Sementara itu, unsur budaya Bali juga hadir dalam busana CdM, Wakil CdM, dan sejumlah perwakilan atlet melalui kemeja sutra bermotif inspirasi Songket Bali, lengkap dengan udeng dan kain Songket Bali karya para perajin lokal.

Perpaduan Prada Bali, Songket Bali, dan Limar Palembang menjadi satu kesatuan dalam konsep “Unity in Diversity” yang menjadi sebuah gambaran tentang Indonesia yang kaya akan budaya. Akan tetapi, tetap berdiri dalam satu identitas sebagai bangsa.

Tim Indonesia mengakhiri perjuangan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di peringkat 16 dengan torehan lima medali emas, 11 perak dan 23 perunggu. Catatan ini juga sekaligus menuntaskan target yang diberikan kepada Tim Indonesia di multievent olahraga terbesar se-Asia tersebut.

Topik Menarik