Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Ungkap Penyebabnya

Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Ungkap Penyebabnya

Terkini | okezone | Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:31
share

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya gempa berkekuatan magnitudo (M) 6,1 terjadi di Kodi, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault),” katanya, Minggu (4/10/2026).

Dia menyebutkan, hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,9 pada kedalaman 30 km. Kemudian, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,84° LS; 118,90° BT, atau tepatnya berlokasi di laut 29 km barat daya Kodi, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.

“Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” ujarnya.

 

Dia melanjutkan, berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas VI MMI. Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar di Kodi Balaghar, Sumba Barat Daya; Kodi Bangedo, Sumba Barat Daya; dan Kodi, Sumba Barat Daya.

Kemudian, IV MMI jika pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah di Kota Tambolaka; Kota Waikabubak; Kota Waibakul; dan Kota Raba.

“III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan truk berlalu) di Kota Bima,” jelasnya.

Oleh karena itu, ia mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Kemudian, menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.

Topik Menarik