3 Pelatih Asal Indonesia yang Melatih Tim Bulu Tangkis Malaysia di Asian Games 2026, Nomor 1 Rexy Mainaky!

3 Pelatih Asal Indonesia yang Melatih Tim Bulu Tangkis Malaysia di Asian Games 2026, Nomor 1 Rexy Mainaky!

Olahraga | okezone | Sabtu, 26 September 2026 - 04:12
share

BERIKUT tiga pelatih asal Indonesia yang melatih Tim Bulu Tangkis Malaysia di Asian Games 2026. Salah satunya adalah Rexy Mainaky.

Tim Bulu Tangkis Malaysia tak meraih hasil maksimal di nomor beregu Asian Games 2026 khususnya sektor putra. Sebab, mereka kandas di tangan Tim Bulu Tangkis Indonesia pada babak perempatfinal.

Nasib yang sama dialami tim putri. Malaysia juga kandas di babak perempatfinal dari Tim Bulu Tangkis Korea Selatan. Alhasil, mereka nihil medali di nomor beregu.

Padahal, Tim Bulu Tangkis Malaysia sudah mempekerjakan tiga orang pelatih asal Indonesia di Asian Games 2026. Siapa saja mereka? Simak ulasan berikut ini.

3 Pelatih Asal Indonesia yang Melatih Tim Bulu Tangkis Malaysia di Asian Games 2026

1. Rexy Mainaky

Sosok satu ini sudah berada di Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) sejak 1 Desember 2021. Ini adalah periode kedua Rexy setelah yang pertama pada 2005-2015 dengan tugas sebagai pelatih ganda putra.

Di periode kedua ini, ia berperan sebagai Wakil Direktur Kepelatihan BAM. Tapi, dalam beberapa waktu terakhir, Rexy bertugas sebagai direktur kepelatihan untuk sektor ganda putra, putri, dan campuran.

 

2. Herry Iman Pierngadi (Herry IP)

Sosok satu ini hengkang ke BAM per 1 Februari 2025. Herry IP langsung ditunjuk menangani ganda putra, seperti perannya selama ini di Pelatnas PBSI.

Tidak tanggung-tanggung, BAM mengikat pelatih berjuluk Coach Naga Api ini dengan kontrak berdurasi empat tahun. Beberapa prestasi mampu diraih ganda putra Malaysia di bawah asuhan Herry IP.

3. Harry Hartono

Sektor tunggal putra Malaysia selama ini menurun. BAM lalu bergerak cepat dengan menunjuk Harry sebagai pelatih per 1 Februari 2026. Sebelumnya, ia merupakan asisten pelatih tunggal putra di PBSI.

Perekrutan Harry tidak terlepas dari kiprah manis beberapa pelatih asal Indonesia sebelumnya seperti Hendrawan. Karena relatif baru, hasil polesannya masih belum terlalu kelihatan.

Topik Menarik